Titik Api Karhutla Kalbar-Kalteng Melonjak, Jadi Prioritas Penanganan Nasional
JAKARTA, iNews.id - Titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali melonjak setelah sebelumnya sempat menurun.
Berdasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) per 1 September 2026, jumlah titik api di Kalbar meningkat dari 273 menjadi 859 titik. Sementara di Kalteng, titik api naik dari 253 menjadi 623 titik.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kenaikan titik api tersebut membuat Kalbar dan Kalteng kembali menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional.
“Setelah kemarin semua 6 provinsi yang prioritas trennya turun, namun hari ini Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menunjukkan kembali hotspot yang meningkat. Artinya, prioritas utama sekarang ini secara nasional tetap Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” ucap Raja Antoni usai peninjauan karhutla di Jambi, Rabu (2/9/2026).
Raja Antoni mengatakan, dirinya bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto akan turun ke Pontianak untuk memperkuat kembali koordinasi penanganan karhutla di Kalbar.