Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sinopsis Ternyata Ini Cinta Eps 37: Prisil Ketakutan Identitasnya Terbongkar, Martha Syok
Advertisement . Scroll to see content

TKN Jokowi-Ma’ruf Tak Ingin UN Dihapus, Ini Alasannya

Senin, 18 Maret 2019 - 19:00:00 WIB
TKN Jokowi-Ma’ruf Tak Ingin UN Dihapus, Ini Alasannya
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Ma’ruf, Tb Ace Hasan Syadzily . (Foto: iNews.id/Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandi, Mohammad Nizar Zahro, menilai kebijakan UN hanya menambah beban kepada para peserta didik. Karena itu, rencana pasangan capres-cawapres 02 menghapus UN menurutnya sudah tepat.

“UN selama ini hanya menjadi beban bagi anak-anak didik. Belajar bertahan-tahun, tapi faktor utama kelulusan ditentukan oleh hasil UN,” kata Nizar saat dihubungi di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Melihat tidak signifikannya dampak UN terhadap masa depan para peserta didik, dia menilai ujian semacam itu layak dihapus. Sebagai gantinya, Prabowo–Sandi menawarkan pembimbingan minat dan bakat kepada para peserta didik. Program tersebut bisa dilakukan dengan menggandeng pihak universitas dan dunia kerja.

Bagi anak yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, diberikan saluran komunikasi dengan kampus atau universitas yang hendak dituju. Komunikasi itu dijalin sedini mungkin, sehingga ketika lulusan SLTA masuk ke perguruan tinggi, mereka sudah mendapat perkenalan dari kampus.

“Jika anak didik ingin langsung bekerja atau berwirausaha, maka pihak sekolah bisa menyambungkan mereka ke pihak terkait seperti lembaga swasta agar impian dapat terwujud dengan mudah,” tuturnya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut