Tokoh Pers Aceh Sjamsul Kahar Wafat, Ayah Wamenkomdigi Nezar Patria
Kembalinya Serambi Indonesia menjadi penting bagi masyarakat Aceh yang saat itu tengah menghadapi situasi pascatsunami. Informasi mengenai kondisi daerah, pencarian anggota keluarga, hingga perkembangan proses pemulihan kembali tersedia bagi masyarakat.
Selain membangun Serambi Indonesia, Sjamsul Kahar juga memiliki rekam jejak panjang di organisasi profesi wartawan. Dia dipercaya memimpin PWI Aceh selama tiga periode, yakni 1985–1991, 1991–1995, dan 1995–1999.
Pada masa kepemimpinannya, kelembagaan PWI Aceh turut berkembang. Salah satunya melalui pembangunan gedung PWI Aceh di Jalan T Angkasah, Banda Aceh.
Perhatian Sjamsul Kahar terhadap sejarah pers juga tetap terlihat hingga tahun-tahun terakhir kehidupannya. Pada 2023, saat PWI Aceh menampilkan sejarah perjalanan organisasi dalam Pekan Kebudayaan Aceh, dia mengingatkan pentingnya sejarah pers dikenalkan kepada masyarakat dan generasi muda.
Jejak Sjamsul Kahar tidak hanya tercatat melalui jabatan yang pernah diembannya. Dia merupakan bagian dari generasi yang menjalankan tugas jurnalistik ketika Aceh berada dalam situasi konflik hingga menghadapi bencana tsunami yang menghancurkan berbagai sendi kehidupan.