Tol CMNP Cawang-Pluit Diduga Rugikan Rakyat, Munarman Cs: Ada Mark Up Rp2,3 T dan Korupsi Perpanjangan Konsesi!
“Nah, ini dugaan pelanggaran-pelanggaran aspek hukumnya menjadi perhatian kita semua. Itu telah mengakibatkan kerugian bagi rakyat dan menguntungkan pihak lain, pihak ketiga, atau korporasi tertentu,” cetusnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengungkit kenaikan biaya konstruksi proyek Ancol Timur-Pluit.
Menurut dia, anggaran konstruksi yang semula diperkirakan Rp6,8 triliun kemudian meningkat menjadi Rp7 triliun dan akhirnya malah menembus Rp8,4 triliun.
“Ini biaya konstruksinya, tiba-tiba naik menjadi Rp8,4 triliun. Tiba-tiba, gitu. Ini uang, uang ini buat siapa ini? Naik-naik terus,” kata Uchok.
Dia mendorong adanya evaluasi dari pemerintah terhadap kenaikan biaya konstruksi yang bertambah sekitar Rp1,5 triliun itu.