Tragedi Kanjuruhan, PBNU: Mengapa Sepak Bola yang Menyenangkan Jadi Mengerikan?

muhammad farhan · Senin, 03 Oktober 2022 - 00:22:00 WIB
Tragedi Kanjuruhan, PBNU: Mengapa Sepak Bola yang Menyenangkan Jadi Mengerikan?
Suasana di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim). Sepak bola yang seharusnya menjadi olahraga yang menyenangkan, berubah menjadi mengerikan.

"Kita harus muhasabah, mengapa sepakbola yang seharusnya menyenangkan kok menjadi mengerikan?," kata Ketua PBNU Kiai Ahmad Fahrur Rozi, Minggu (2/10/202).

Pria yang kerap disapa Gus Fahrur ini menilai budaya menonton sepak bola di stadion, sebagai hal yang harus dikaji ulang. Baginya, jika terus mengakibatkan peristiwa tragis seperti ini, menonton bola hanya membawa mudharat bagi siapapun. 

"Masyarakat pecinta bola perlu berfikir lebih rasional dan dipertimbangkan pagi apa Maslahah dan Mafsadah menonton bola di stadion? Apakah masih perlu sampai mengorbankan nyawa, belum lagi meninggalkan kewajiban shalat bagi muslim. Mungkin lebih baik menonton di televisi saja," kata Gus Fahrur. 

Ihwal penggunaan gas air mata yang diduga menyebabkan ratusan jiwa melayang tersebut, Gus Fahrur pun meminta dievaluasi secara menyeluruh. Ia berharap semua pihak yang bersalah harus ditindak dan dihukum.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda