Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia
Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada notifikasi khusus terkait kewaspadaan penyakit pes melalui mekanisme International Health Regulations (IHR), National Focal Point (NFP), maupun Event Information Site (EIS) milik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kendati belum ada notifikasi khusus tersebut, Kemenkes tetap meningkatkan kesiapsiagaan di sejumlah fasilitas dan pintu masuk negara. Upaya ini melibatkan Balai Karantina Kesehatan, rumah sakit, laboratorium kesehatan masyarakat (Labkesmas), serta dinas kesehatan.
"Balai Karantina Kesehatan, RS, Labkesmas, Dinas Kesehatan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan," tutur Aji.
Salah satu langkah antisipasi dilakukan melalui pengawasan pelaku perjalanan internasional, termasuk di bandara dan pelabuhan internasional di Bali. Pengawasan meliputi pemeriksaan deklarasi kesehatan, pemantauan tanda dan gejala penyakit, penilaian risiko terhadap alat angkut, serta surveilans tikus dan pinjal di pintu masuk negara.
"Bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan, pengamatan tanda gejala, risk-based assessment pada alat angkut, serta surveilans tikus dan pinjal pada tikus di pintu masuk negara," beber dia.