Update Korban Gempa NTT: 100 Orang Tewas, 180.327 Jiwa Masih Mengungsi
"Tentu saja ini data sementara, seiring berjalannya waktu, data ini akan semakin lengkap. Data dikumpulkan secara berjenjang bottom-up, dari mulai tingkat yang paling kecil, kampung, rukun tetangga, naik lagi ke atas sampai tingkat desa, camat, bupati, dan di tingkat nasional, baik oleh BPS maupun oleh BNPB," ujarnya.
Sementara itu, memasuki hari kedelapan setelah gempa utama, aktivitas gempa susulan masih terjadi di Flores. BNPB mencatat 6.409 gempa susulan berdasarkan laporan BMKG.
"Gempa susulan yang terjadi sampai hari ini ada 6.409 kali gempa. Kemudian, gempa susulan yang terbesar ada 6,2 magnitudo, kemudian yang terkecil 1,1. Yang sama dengan atau lebih besar dari 5 magnitudo ada 33 kali," katanya.
Dari jumlah tersebut, 139 gempa susulan dirasakan langsung oleh masyarakat. Aktivitas tersebut membuat sebagian warga masih memilih bertahan di pengungsian meski rumah mereka hanya mengalami kerusakan ringan atau tidak terdampak.
"Ini mengakibatkan sampai hari ke-8 terjadinya gempa Flores ini, masyarakat masih banyak yang takut sehingga tetap mengungsi di luar rumah, meskipun rumah-rumahnya tidak terdampak atau rusak ringan," ujar Suharyanto.
Meski gempa susulan masih terjadi, BNPB menyebut aktivitas kegempaan dalam dua hari terakhir mulai menurun. BMKG mencatat hanya ada satu gempa yang dirasakan masyarakat dalam 24 jam terakhir.
"Dua hari terakhir, menurut penjelasan BMKG, ini kondisinya sudah mulai menurun. Dalam 24 jam terakhir, ada satu kali gempa yang dirasakan masyarakat. Memang kondisi ini akan berlangsung terus sampai 3 atau 4 minggu ke depan di mana menurut penjelasan BMKG, kondisinya akan lebih stabil," kata dia.
Editor: Puti Aini Yasmin