Usai Digeledah 2 Jam, Ruang Kerja Romy di Kantor PPP Disegel KPK
JAKARTA, iNews.id – Usai penggeledahan yang dilakukan tim KPK, Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat tampak lengang. Hanya sejumlah petugas kemanan dan kebersihan yang terlihat di depan kantor partai berlambang Kakbah itu.
Sementara dari petinggi partai, hanya Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani yang bisa ditemui awak media. Dia menjelaskan, penyidik KPK datang sekitar pukul 12.00 WIB tadi, ketika dia sedang memimpin rapat di lantai satu Kantor PPP. Selanjutnya, petugas antirasuah bergerak ke lantai dua kantor itu, menggeledah ruang kerja mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy.
Penggeledahan di ruangan tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam lamanya. Arsul pun memastikan, pihaknya sama sekali tidak menghalangi para penyidik KPK menjalankan tugas mereka di Kantor PPP.
“Kami hormati. Tadi KPK datang sini, tidak tahu persis jam berapa, sekitar jam 12.00 sampai jam 14.00 WIB. Karena memang saya lagi mimpin rapat. Tapi prinsipnya kami tidak menghalang-halangi proses (penggeledahan) itu. Jadi silakan saja,” kata Arsul saat ditemui iNews.id di Kantor PPP, Senin (18/3/2019).
Romy Tersangka, Plt Ketum Yakin PPP Lolos Ambang Batas Parlemen
Setelah penggeledahan usai, tampak tujuh petugas KPK keluar dari lantai dua sambil membawa dua koper besar yang kemudian dimasukkan ke dalam bagasi mobil sedan warna hitam. Dari keterangan Arsul, tim KPK hanya menggeledah ruang kerja Romy di lantai dua kantor PPP.