Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Tinggal Diumumkan Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:53:00 WIB
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026
Bank Indonesia melaporkan Utang Luar Negeri meningkat pada Januari 2026 menjadi 434,7 miliar dolar AS atau setara Rp7.389 triliun. (Foto: ilustrasi/Okezone) 
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan sektor ekonomi, penggunaan ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,0 persen dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,3 persen); Jasa Pendidikan (16,2 persen); Konstruksi (11,6 persen); serta Transportasi dan Pergudangan (8,5 persen).

Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,98 persen dari total ULN pemerintah.

Sedangkan, ULN swasta menurun. Pada Januari 2026, posisi ULN swasta tercatat sebesar USD193,0 miliar, lebih rendah dibandingkan posisi Desember 2025 USD194,0 miliar.

Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7 persen (yoy) pada Januari 2026, lebih dalam dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,2 persen (yoy). Penurunan posisi ULN swasta tersebut dipengaruhi oleh ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,1 persen terhadap total ULN swasta.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut