Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MK Nilai Anggaran MBG Ganggu Dana Wajib 20 Persen untuk Pendidikan
Advertisement . Scroll to see content

Respons Istana soal MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:16:00 WIB
Respons Istana soal MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Istana merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipisahkan dari alokasi anggaran pendidikan pada penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun-tahun berikutnya. Pemerintah menegaskan menghormati putusan tersebut dan akan mempelajarinya lebih lanjut sebelum mengambil langkah lanjutan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah telah memperoleh informasi mengenai putusan MK. Namun, hingga saat ini pemerintah belum menerima salinan resmi putusan karena masih mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.

"Kami juga sudah mendapatkan informasi bahwa MK mengambil sebuah keputusan, tapi memang yang pertama karena kami posisi sedang di luar kota secara resmi kami belum menerima salinan keputusan tersebut," ujar Prasetyo dalam perjalanan dari Batang menuju Jakarta menggunakan Kereta Api (KA) Nusantara Explorer, Kamis (30/7/2026).

Prasetyo memastikan pemerintah menghormati setiap putusan MK. Pemerintah akan mempelajari substansi putusan tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya, mengingat kebijakan anggaran juga melibatkan DPR.

"Dan tentu saja apapun keputusan MK tentu kita hormati. Nanti akan kita pelajari karena bagaimanapun kalau berkenaan dengan masalah anggaran tentu kita tidak berdiri sendirian. Karena anggaran itu kan kita susun juga bersama-sama dengan teman-teman kita di DPR. Jadi mohon waktu," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut