Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jakarta Masih Nihil Super Flu, Pramono Persilakan Warga Vaksinasi untuk Pencegahan
Advertisement . Scroll to see content

Vaksinasi untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan Beri Harapan Baru bagi Dunia Pendidikan

Minggu, 28 Februari 2021 - 19:00:00 WIB
Vaksinasi untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan Beri Harapan Baru bagi Dunia Pendidikan
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Foto: ilustrasi/istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  – Pemerintah telah memulai pelaksanaan program vaksinasi tahap kedua yang menyasar pelayan publik dan lansia. Termasuk di antaranya bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang menjadi salah satu prioritas dalam program vaksinasi tahap kedua ini.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., menyampaikan, “tujuan kita memberikan vaksinasi pada petugas pelayan publik, karena memang rentan dengan risiko terpapar Covid-19. Tentunya berbicara guru, tentu dengan vaksinasi ini memberikan proteksi spesifik, dengan adanya proteksi dan kekebalan kelompok yang kita bangun bersama, maka kelompok yang tidak bisa mendapatkan vaksin akan turut terlindungi.”

Hal itu disampaikannya melalui Dialog Produktif  ‘Vaksinasi Tahap 2: Prioritaskan Pendidik dan Tenaga Kependidikan’ yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID_IKP, Jumat (26/2/2021). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dr. H. Yaswardi, M.Si pun menyampaikan pendapatnya.

“Pendidik dan tenaga kependidikan menurut amanat Presiden mendapat prioritas vaksinasi, dan diberikan kepada seluruh PTK mulai 24 Februari dan diberikan secara bertahap bagi PTK dari jenjang PAUD, RA, SD MI, dan SLB, selanjutnya SMP, MTs, SMA, MA, SMK, hingga ke perguruan tinggi dan sederajat,” ujarnya.

Kebijakan vaksinasi untuk PTK diambil sebagai langkah untuk mengurangi kehilangan kemampuan dan pengalaman belajar pada siswa atau learning lost akibat pandemi Covid-19. Terutama bagi yang paling kesulitan menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ), seperti peserta didik PAUD, SD, dan SLB, serta untuk mendukung akselerasi penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut