Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Hipertensi, Menkes Buka Suara!
Advertisement . Scroll to see content

Viral Foto Menkes Budi Pakai Tabung Oksigen di Kalteng, Begini Faktanya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00:00 WIB
Viral Foto Menkes Budi Pakai Tabung Oksigen di Kalteng, Begini Faktanya
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memakai tabung oksigen di Kalimantan Tengah. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dia, masyarakat yang mulai mengalami sesak napas akibat paparan asap perlu segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan atau Rumah Oksigen terdekat.

"Kalau warga mulai sesak, segera ke Rumah Oksigen terdekat. Ruangan ini disaring ketat pakai HEPA. Kalian cukup duduk istirahat, beri waktu paru-paru bernapas lebih lega, dan nikmati udara dengan konsentrasi oksigen 100%. Ada tenaga kesehatan yang memantau, dan jika butuh penanganan lebih, akan langsung dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Selain Rumah Oksigen, Pemprov Kalteng juga menyiapkan Bus Oksigen keliling untuk membantu masyarakat yang kesulitan menjangkau fasilitas tersebut.

Budi menekankan, fasilitas oksigen juga penting bagi relawan pemadam kebakaran yang berisiko terpapar polusi dalam konsentrasi tinggi selama bertugas.

"Untuk yang sulit menjangkau lokasi, Pemprov Kalteng sudah menyiapkan Bus Oksigen keliling. Tabung oksigen murni ini sangat krusial, terutama bagi relawan pemadam api yang saturasinya sering drop di bawah 90 akibat polusi tinggi. Jangan tunggu sampai parah, kalau ada yang mengeluh sesak, langsung arahkan ke fasilitas oksigen terdekat," pungkasnya.

Klarifikasi tersebut sekaligus menjelaskan konteks foto yang viral. Budi menyebut penggunaan oksigen saat kunjungan merupakan bagian dari upayanya memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk membantu penanganan dampak paparan asap karhutla.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut