Visi Misi Ganjar-Mahfud untuk Mempercepat Kedaulatan Pangan demi Kesejahteraan Petani
"Memperbanyak sistem pengairan (waduk, bendungan, embung dan irigasi), jalan usaha tani yang memadai, fasilitas cold storage, serta pengolahan dan pemasaran hasil tani, ikan, maupun ternak terintegrasi," tulisnya lagi.
Dari misi mengenai kedaulatan pangan, Ganjar memiliki prestasi yang signifikan dalam kesejahteraan pertanian, terutama bagi petani. Bersama Gerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi (Pena Mas), yang terdiri dari lulusan berbagai universitas, Ganjar melakukan diskusi dengan petani di Banaran, Wonosobo, Jawa Tengah. Tujuannya adalah untuk mendengarkan dan memahami tantangan yang dihadapi petani selama musim kemarau.
Koordinator Wilayah Pena Mas Ganjar, Reza Abdurrakhman, menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi petani di Banaran terkait pasokan pupuk, yang berdampak negatif pada produktivitas pertanian mereka.
Ketika Ganjar Pranowo menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, program Kartu Tani diimplementasikan sebagai salah satu prioritasnya untuk mengurangi tingkat kemiskinan, di mana pendistribusiannya pupuk menjadi salah satu manfaat yang esensial bagi para petani.
"Jelas permasalahan petani itu selalu pupuk ya, jadi masyarakat juga menyampaikan terkait kelangkaan pupuk, pendistribusiannya pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani. Kita menyosialisasikan kita buka data bahwa selama Pak Ganjar 10 tahun menjabat Gubernur Jawa Tengah itu memprioritaskan petani melalui Kartu Tani," tutur Reza dalam siaran persnya.
Reza berpendapat bahwa Ganjar Pranowo telah secara efektif mengatasi aspirasi petani terkait masalah pupuk selama masa jabatannya sebagai gubernur, terutama melalui program ketahanan pangan.
Upaya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para petani tentang masalah kelangkaan pupuk yang telah menjadi perhatian utama, bukan hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di berbagai wilayah di Indonesia.
Maka dari itu, Pena Mas sedang aktif dalam upaya untuk menyosialisasikan visi, misi, dan program-program Ganjar Pranowo dengan harapan bahwa keberhasilan yang telah dicapai di Jawa Tengah dapat menjadi model program nasional yang akan memberikan manfaat merata bagi para petani di seluruh Indonesia.
Editor: Komaruddin Bagja