Waketum PAN: Saya Harus Akui Kemungkinan PAN Gabung Pemerintah Sangat Besar

Wildan Catra Mulia, Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 29 Juni 2019 - 12:44 WIB
Waketum PAN: Saya Harus Akui Kemungkinan PAN Gabung Pemerintah Sangat Besar

Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Partai Amanat Nasional (PAN) seperti sudah menentukan arah politik usai pembubaran koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Pembubaran itu dilakukan Prabowo Subianto saat menggelar pertemuan dengan partai politik (parpol) pendukung di kediamannya Jumat kemarin.

Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan mengindikasikan partainya bakal bergabung dalam barisan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pimpinan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf). Namun, sebelum itu, PAN terlebih dahulu menggelar rapat kerja nasional (rakernas) yang agenda utamanya adalah sikap politik PAN ke depan.

"Kita bakal melakukan rakernas dalam waktu dekat 2-3 minggu ke depan untuk menentukan langkah selanjutnya bagi PAN. Pertama saya harus akui bahwa kemungkinan untuk PAN untuk bergabung ke pemerintah yang nanti bakal dipimpin Pak Jokowi sangat besar," kata Bara di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

PAN, menurut dia, siap bergabung dalam pemeritahan ke depan untuk mengawal dan menjawab tantangan bangsa. Dia mengatakan, mengobati luka masyarakat usai pemilu merupakan hal yang harus dilakukan dalam waktu dekat.

"Kompetisi politik yang sangat tajam menimbulkan polarisasi ada retorika narasi yang selama ini dikemukakan oleh beberapa orang di bagian hilir yang penuh dengan kebencian dan kekerasan, bahkan sempat terjadi kerusuhan," tutur Bara.

Pemeritahan Jokowi, dia menambahkan, bakal membutuhkan pemerintah yang inklusif dengan banyak partai politik di dalamnya. Terlebih, para pimpinan partai yang tergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) juga mendukung partainya bergabung dalam pemerintahan.

"Saya pikir sinyal yang diberikan beberapa pemimpin TKN ya sangat positif, sangat welcoming, ide atau semacam usulan agar PAN untuk bergabung dalam pemerintahan," ujar Bara.

Di tempat terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Faldo Maldini menyiratkan hal yang sama. Rakernas PAN untuk menentukan arah politik ke depan. "Itu kemungkinan akan rapat setelah ini lah, rakernas itu setelah sebulan next, di sana semua dirumuskan," ujarnya.

Faldo menambahkan, pihaknya tidak ingin terlalu percaya diri partainya bakal diajak koalisi Jokowi-Ma'ruf untuk menjalankan pemerintahan ke depan. "Yang jelas kita enggak pengen kegeeran kita diajak oleh koalisi nasional," ucapnya.

Editor : Djibril Muhammad