Wakil Ketua DPD Soroti Pembangunan Nasional: Tak Boleh Tinggalkan Daerah
JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua DPD Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas berharap sidang bersama DPR-DPD 2026 dapat menegaskan kembali keberpihakan pembangunan nasional terhadap daerah. Menurut dia, pesan yang disampaikan Ketua DPD Sultan B Najamuddin dalam pidatonya sejalan dengan arah pembangunan nasional yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Pidato Ketua DPD RI menegaskan bahwa kekuatan Indonesia sesungguhnya bertumpu pada kekuatan daerah. Karena itu, pembangunan nasional tidak boleh meninggalkan daerah. Kebijakan yang dibuat di tingkat pusat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata GKR Hemas usai Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Hemas mengapresiasi sejumlah penekanan dalam pidato Presiden Prabowo Subianto terkait kemandirian nasional, pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi rakyat, serta keberpihakan kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai agenda tersebut perlu diterjemahkan secara konkret hingga ke tingkat daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan nasional itu diterjemahkan menjadi program yang nyata di daerah. Masyarakat harus merasakan kehadiran negara, baik dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur maupun pelayanan publik,” ujarnya.
Selain itu, GKR Hemas memberikan perhatian khusus terhadap masuknya RUU Daerah Kepulauan dalam Prolegnas Prioritas 2026. Menurut dia, RUU tersebut merupakan perkembangan penting setelah perjuangan panjang DPD bersama masyarakat daerah kepulauan.