Yayasan Bantah Temuan 995 Senjata di Sekolah Harapan Ibu Jaksel terkait Konflik Internal
"Di sini yang melatarbelakangi bukan karena adanya perselisihan, bukan. Tapi lebih kepada bagaimana memastikan bahwa sekolah ini kembali sesuai dengan khittahnya itu saja sebenarnya," kata dia.
Dia menyebut, setelah pengelolaan yayasan dikembalikan, ditemukan sejumlah persoalan yang dinilai bertentangan dengan hukum, termasuk keberadaan senjata di lingkungan sekolah.
"Patutlah bagi kami untuk mengatakan bahwa ini ada persoalan. Patutlah bagi semua orang untuk mengungkapkan ini. Patutlah bagi negara untuk memastikan bahwa namanya siswa-siswa itu mendapatkan pendidikan yang aman," ucapnya.
Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i mengaku sedih mendengar adanya temuan senjata dan berbagai barang terlarang lain di sekolah yang turut didirikannya pada 1979.
"Sangat sedih sekali karena betul-betul kita mendirikan sekolah itu dengan rasa keinginan untuk menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak bangsa yang saleh dan saleha," kata Yan.