7 Fakta Penting soal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Ini agar Tak Pecah di Jalan

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 18 Oktober 2020 - 08:09 WIB
7 Fakta Penting soal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Ini agar Tak Pecah di Jalan

Pecah ban di jalan raya merupakan hal paling tidak diinginkan, untuk itu perhatikan tujuh fakta ini. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id Ban merupakan salah satu komponen paling vital pada kendaraan. Jika ban sudah aus dan tidak layak pakai, segera ganti dengan yang baru. Ini penting untuk kenyamanan dan keamanan di jalan.

Banyak mitos dan fakta terkait perawatan dan penggantian ban beredar di masyarakat Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1. Waktu Ganti Ban

Pecah ban di jalan raya merupakan hal paling tidak diinginkan. Biasanya, kasus tersebut terjadi lantaran pemakaian atau usia ban sudah melebihi batas pakai.

Kapan ban harus diganti? Manager Training Dunlop, Bambang Hermanu Hadi mengingatkan agar memeriksa rutin kondisi ban. Perhatikan tekanan ban dan usia pakai ban (kilometer/jarak tempuh).

Bila sudah di atas 100.000 km sebaiknya diganti. Tapi, jika limit tread wear indicator (TWI) dari pabrik sudah sampai batas keausan, di kilometer berapa pun harus diganti.

"Masa pakai ban maksimal bisa sampai 100.000 km. Tapi jika TWI-nya sudah kena, walau baru 60.000 km harus segera diganti, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Ini terkait daya cengkram ban pada permukaan jalan," kata Bambang.

2. Batasan Tambal Ban

Apakah ada batasan jumlah menambal ban? Bambang menjelaskan, jumlah penambalan ban bocor tidak ada batasnya. Namun, yang harus diperhatikan pemilik kendaraan seberapa besar luka pada ban tersebut.

"Lebar luka pada ban maksimal 12 milimeter (mm). Jika lebih dari itu, ban tidak boleh ditambal, lebih baik ganti," ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani

Halaman : 1 2 3 Tampilkan Semua