Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Proyek Bendungan Cibeet dan Cijurey Terkendala Pembebasan Lahan, Ditargetkan Rampung 2027
Advertisement . Scroll to see content

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek Setelah Menerobos Banjir

Selasa, 07 Januari 2020 - 06:45:00 WIB
7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek Setelah Menerobos Banjir
Setelah melewati banjir, ada baiknya untuk membersihkan radiator menggunakan air bersih bertekanan rendah. (Foto: Dok/Auto2000)
Advertisement . Scroll to see content

5. As Roda, Tie Rod, Ball Joint, Seal Power Steering

Sektor kaki-kaki seperti as roda, tie rod, dan ball joint juga wajib diperiksa usai mobil melibas genangan air. Area tersebut biasanya diberikan boot karet yang berfungsi melindungi gemuk sebagai media pelumas masing-masing komponen.

"Kalau boot karet robek ditambah gemuk bercampur dengan air banjir, risikonya kaki-kaki bisa karatan dan lecet. Jika kondisi ball joint dan tie rod masih baik, cukup ganti boot karet roda saja dan dilumasi kembali dengan gemuk," kata Irwan.

6. Filter Udara

Air filter atau filter udara pada dasarnya bertugas menjaga aliran udara untuk kebutuhan mesin, serta menyaring material debu dari udara masuk ke ruang bakar. Jika mobil kebanjiran, pastikan tidak langsung menyalakan mobil jika filter udara sudah basah terkena air.

7. Oli Mesin, Transmisi dan Gardan

Jika mobil sudah terendam air, ada baiknya segera menguras pelumas mesin maupun transmisi dan gardan. Pasalnya, oli yang sudah tercampur air, akan mengurangi daya lumas.

"Kalau daya lumasnya berkurang, bisa mengurangi daya gesek dari mesin sehingga terjadi keausan dini. Karena itu, lebih baik segera kuras dan mengganti pelumas baru untuk ketiga area tersebut," katanya.

Itulah beberapa komponen penting kendaraan yang wajib diperhatikan usai menerobos banjir atau kendaraan tergenang air.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut