Bahaya Sepatu Dibungkus Kantong Plastik ketika Mengendarai Motor di Musin Hujan

Riyandy Aristyo ยท Senin, 23 November 2020 - 22:23:00 WIB
Bahaya Sepatu Dibungkus Kantong Plastik ketika Mengendarai Motor di Musin Hujan
Pada musim hujan, masih banyak pengendara sepeda motor menggunakan kantong plastik untuk melindungi sepatu agar tidak basah. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pada musim hujan, masih banyak pengendara sepeda motor menggunakan kantong plastik untuk melindungi sepatu agar tidak basah. Padahal, hal itu sangat berbahaya.

Owner RC Motogarage, Reyner Alexander mengatakan, memakai plastik agar sepatu tidak basah terkena air hujan berisiko terjadi slip karena licin. Ini sesuai dengan karakteristik.

"Berbahaya (sepatu dilapisi plastik). Soalnya grip sepatu tidak lagi 'gigit' ke aspal karena terhalang plastik," ujarnya, saat peluncuran jaket, phone holder dan sepatu khusus bikers di Outlet RC Motogarage, Jakarta, Senin (23/11/2020)

Pria yang akrab disapa Rey ini menyarankan, jika menggunakan plastik saat berkendara di tengah hujan, sebaiknya dipakai untuk membungkus kaki, baru kemudian sepatu.

"Kalau ingin pakai plastik, lebih baik dipakai di dalam sepatu, artinya di kakinya kemudian di bungkus sepatu. Itu jauh lebih aman dan meminimalisir slip atau kecelakaan," katanya.

Selain dilarang memakai plastik untuk membungkus sepatu saat hujan, jangan sekali-kali melepas sepatu dan mengganti dengan sandal jepit ketika mengendarai sepeda motor. Risiko bahayanya makin besar.

"Lebih baik sepatu kita basah dari pada menggunakan sandal. Jika terjadi insiden tidak diinginkan jari kaki kalau tersenggol kendaraan lain atau jatuh bisa luka," ujarnya.

Di sisi lain, Reyner menyebutkan, RC Motorgarade baru saja meluncurkan tiga apparel jaket Kushitani, phone holder X-Guard dan sepatu riding TCX Boots di kawasan Jakarta Selatan.

Ketiganya dibanderol mulai dari Rp2,9 juta sampai Rp6 jutaan untuk jaket Kushitani. Sementara phone holder X-Guard dibanderol Rp900 ribu sampai Rp1,5 juta dan sepatu riding TCX Boots dihargai Rp2,1 juta sampai Rp4 juta.

Editor : Dani M Dahwilani