Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DJP Catat Kenaikan Crazy Rich RI, Wajib Pajak PPh 35 Persen Melesat!
Advertisement . Scroll to see content

Cara Setting Suspensi Preload pada Sepeda Motor, Setel Sesuai Penggunaan

Rabu, 05 Januari 2022 - 15:36:00 WIB
Cara Setting Suspensi Preload pada Sepeda Motor, Setel Sesuai Penggunaan
Suspensi alias shocbreaker memiliki fungsi penting meredam bantingan pada roda sehingga nyaman dan aman saat berkendara. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengetahuan cara setting supensi preload pada sepeda motor sangat bermanfaat bagi pemilik kendaraan. Suspensi alias shocbreaker memiliki fungsi penting meredam bantingan pada roda sehingga nyaman dan aman saat berkendara. 

Pada motor standar suspendi yang digunakan umumnya sudah dipatenkan melalui itungan manufaktur. Namun tidak semua orang merasakan kenyamanan lebih dengan menggunakan suspensi standar pabrikan. 

Bagi yang tidak puas, banyak pemilik motor yang menggantinya dengan suspensi aftermarket. Dimana suspensi aftermarket terdapat tiga pengaturan yang dapat diatur sendiri, di antaranya preload, rebound, compression. 

Bagaimanakah cara mengatur keempukan pada suspensi preload (sesuai beban kendaraan)? Dirangkum dari berbagai sumber berikut cara setting cara setting supensi preload pada sepeda motor. 

1. Siapkan kunci-kunci

Untuk mengatur preaload pada suspensi aftermarket maka Anda harus mempersiapkan sejumlah kunci-kunci. Jenis kunci-kunci yang dimaksud untuk membongkar maupun melakukan penyetelan shock brearker aftermarket  seperti obeng plus minus, kunci L5 dan kabel ties.

2. Ukur gunakan kabel ties

Hal pertama yang dilakukan yakni mengikat kabel ties ke dalam batang shockbreaker. Ini berguna sebagai alat bantu dalam pengukuran. Lalu atur preload, rebound, compression berada di posisi titik nolnya.

3. Atur suspensi 

Atur suspensi sesuai dengan kebutuhan atau aktivitas sehari-hari apakah digunakan berkendara sendiri atau boncengan. Sebab posis single rider dan bergoncengan memiliki setinggan preload berbeda.

4. Atur preload dengan patokan kabel ties sudah sesuai

Apabila keseharan Anda menggunakan motor sendiri tanpa berboncengan ayunkan suspensi dan perhatikan posisi kabel ties. Jika posisi kabel ties berada di paling bawah dekat dengan stopper berarti itu terlalu empuk. Atur kembali menggunakan kunci L serta obeng plus dan minus hingga posisi kabel ties berada di atas stopper saat diayunkan kembali.

5. Atur compression

Jika preload sudah di-setting jangan lupa atur compression-nya. Jika tidak diatur, cornering handlng motor akan sangat kacau karena terlalu empuk dan tidak stabil. Maka itu atur comression dengan memutar knop ke arah jarum jam secara bertahap. Fungsi compression berguna untuk menahan pergerakan ayunan agar turun dan naiknya suspensi motor dapat dibatasi.

6 Tes jalan

Setelah kedua hal tersebut dilakukan maka selanjutnya lakukan tes jalan. Apabila kabel teis menyentuh karet stopper atur ulang sampai tidak menyentuh.

7. Atur rebound

Jika kabel ties tidak menyentuh karet stopper berikutnya atur rebound. Fungsi dari pengaturan ini untuk menahan gerakan pada saat suspensi ingin kembali ke posisi awal.

Cara mengaturnya yakni dengan melakukan mengetesan di jalanan speedbump atau polisi tidur. Jika terasa ada ayunan berlebih dapat diartikan rebound kurang kuat. Lalu cara mengaturnya dengan memutar ke arah lebih keras.

Dalam pengaturan shockbreaker aftermarket memang sepatutnya memerlukan insting dan rasa yang kuat. Jika kedua rasa tesebut ada dalam diri, Anda dapat mudah mengaturnya dengan cepat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut