Mesin Motor Matik Lebih Cepat Panas, Pilih Oli Berteknologi Pendingin

Dani M Dahwilani ยท Senin, 14 September 2020 - 06:45 WIB
Mesin Motor Matik Lebih Cepat Panas, Pilih Oli Berteknologi Pendingin

Sepeda motor transmisi matik (automatic) cenderung memiliki temperatur mesin lebih tinggi atau cepat panas ketika bekerja. (Foto: YoTube/Federal Oil)

JAKARTA, iNews.id - Sepeda motor transmisi matik (automatic) cenderung memiliki temperatur mesin lebih tinggi atau cepat panas ketika bekerja. Ini dipengaruhi desain bodi motor matik yang serba tertutup sehingga panas mesin lebih tinggi.

Bandingkan dengan motor nonmatik (transmisi manual atau semi otomatis) yang desainnya lebih terbuka di bagian mesin, Jika suhu mesin panas ini karena kesalahan yang dilakukan pengguna.

Sebab itu, oli alias pelumas pada motor matik harus berkarakter dingin yang bisa cepat melepas panas akibat kerja mesin. Formula yang terkandung pada pelumas motor matik harus mampu membuat suhu oli tetap dingin.

Untuk itu, jangan sampai salah pilih pelumas motor matik, karena akibatnya bisa fatal. Mesin akan bekerja tidak semestinya, gesekan yang ditimbulkan antar komponen yang bergerak membuat suhu mesin berubah drastis menjadi lebih panas (everheat).

Akibatnya, mesin tidak bekerja optimal dan pemakaian bahan bakar lebih boros dari biasanya. Jika ini dibiarkan lama kelamaan komponen mesin akan rusak.

"Fungsi dasar oli motor dan oli matik adalah meminimalisir gesekan pada komponen mesin yang begerak, seperti Federal Matic memiliki keunggulan karena formula khusus yang mebuat mesin tetap dingin, bukan dingin dalam arti sesungguhnya. Dingin di sini artinya suhu mesin dijaga pada suhu optimal alias suhu kerja sehingga mesin bekerja maksimal," ujar Head of Indonesia Lubricants Market Indonesia PT EMLI, Patrick Adhiatmadja dalam video conference, baru-baru ini.

Federal Oil menyarankan pemilik kendaraan harus paham spesifikasi oli motor yang dibutuhkan motor matik. Salah satunya dengan mengakses Special Oil Suggestion yang memberikan pilihan oli tepat.

Jika sudah mendapatkan oli motor terbaik, jangan lupa untuk rutin mengganti oli motor. Jangka waktu ganti oli matik sering tidak diperhatikan beberapa pemilik sepeda motor, ini membuat mesin cepat panas yang dapat merugikan.

Untuk penggantian oli rutin catat selalu odometer dan tanggal penggantian. Ganti oli motor setelah odometer berjalan 2.000 meter atau ketika sudah sampai satu bulan. Jika rutin ganti oli maka kualitas pelumas akan terjaga dan terhindar dari panas mesin.

Editor : Dani Dahwilani