Tidak Bagus untuk Mesin Kendaraan, Ini Alasan Pertamina Masih Jual BBM Premium

Riyandy Aristyo ยท Senin, 14 September 2020 - 15:53 WIB
Tidak Bagus untuk Mesin Kendaraan, Ini Alasan Pertamina Masih Jual BBM Premium

Memakai BBM jenis Premium (RON 88) lebih banyak ruginya bagi kendaraan meskipun harga relatif lebih murah daripada Pertalite (RON 90) maupun Pertamax (RON 92). (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Sempat beredar kabar Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium akan dihapus Pertamina. Selain karena pemerintah harus mensubsidi, BBM premium memiliki RON 88 (lebih rendah) kurang baik untuk mesin kendaraan dan menghasilkan polusi lebih tinggi.

Unit Manager Communication Relations and CSR MOR III, Eko Kristiawan mengatakan, pihaknya tidak bisa menghilangkan atau menghapus BBM jenis Premium di Indonesia karena itu adalah wewenang pemerintah.

"Kami tidak bisa menghilangkannya (Premium), karena Premium adalah bahan bakar penugasan dari pemerintah berdasarkan peraturan presiden," ujarnya melalui video daring, baru-baru ini.

Eko menambahkan, mencabut produk Premium itu harus melalui perintah Presiden. "Kewenangannya bukan dari Pertamina untuk menghilangkan Premium. Jadi, kita kembalikan ke pemerintah," ujarnya.

Menurut Eko, Presiden menghadirkan BBM Premium untuk dikonsumsi oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah yang kondisi ekonominya di bawah rata-rata.

"BBM Premium hadir untuk masyarakat yang kurang mampu. Apabila digunakan oleh orang selain itu, kembali lagi bicara kesadaran masyarakatnya," kata Eko.

Seperti diketahui, memakai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium (RON 88) lebih banyak ruginya meskipun harga relatif lebih murah daripada Pertalite (RON 90) maupun Pertamax (RON 92).

Alasannya, saat ini produsen mobil jarang memproduksi mobil dengan rasio kompresi mesin yang sesuai dengan bahan bakar tersebut. "Kalau dipaksakan malah membuat kendaraan menghasilkan emisi gas buang yang lebih polutif," kata Eko.

Editor : Dani Dahwilani