Unik, BMW Ciptakan Suspensi Bisa Ngecas Baterai Mobil Listrik
JAKARTA, iNews.id – Inovasi terus dilakukan pabrikan otomotif di dunia. Terbaru, BMW mengembangkan teknologi suspensi yang dapat ngecas alias mengisi baterai mobil listrik.
BMW menemukan cara menghasilkan energi dari jalan berlubang dan gundukan kecepatan. Teknologi pada suspensi ini dapat membantu pengendara mengisi daya baterai kendaraan listrik di jalan.
Dikutip dari CarBuzz, BMW sedang mempersiapkan paten dari teknologi terbaru tersebut. Dalam persiapan dokumen, mereka merinci desain suspensi baru untuk menghasilkan listrik dari gerakan roda vertikal dari goyangan di jalan.
Penemuan ini akan diterapkan pada salah satu model unggulan mereka mobil listrik berbasis baterai. Kabarnya, teknologi tersbut akan dipasang di model flagships seperti BMW i7.
Solusi baru BMW sebenarnya mirip sistem renegeratif seperti yang dipakai di mobil listrik saat ini. Cara kerjanya mengubah energi kinetik menjadi energi listrik dan disimpan dalam baterai.
Secara tradisional, energi roda mobil saat melewati lubang atau gundukan akan diserap oleh elemen pegas pada suspensi. Jelas ini hal yang tak biasa, karena bisa mendapatkan energi dari jalan yang tak mulus.
BMW melihat ada energi yang tersimpan di pegas suspensi dan menemukan cara memanen energi ketimbang membuangnya. Namun, desain BMW berbeda dari apa yang pernah diciptakan produsen aftermarket suspensi lainnya.
Unit generator yang dipasang di sasis dengan roda kecil dan kopling satu arah pada input. Ini digerakkan oleh cakram penggerak yang dihubungkan ke lengan kontrol suspensi melalui aktuator yang mirip dengan batang penstabil konvensional.
Saat roda bergerak ke atas sebagai respons terhadap benturan, yang dikenal sebagai langkah kompresi suspensi. Lengan penstabil berputar seiring dengan gerakan lengan suspensi, memutar cakram penggerak tanpa gangguan dari generator, karena kopling satu arah terlepas ke arah ini.
Saat roda bergerak mundur lagi sebagai respons terhadap energi yang disimpan di pegas, yang dikenal sebagai pukulan pantulan, cakram penggerak kembali berputar bersama dengan lengan penstabil. Kopling satu arah bergerak ke arah putaran ini untuk menggerakkan mekanisme roda gigi kecil yang mempercepat putaran roda unit generator.
Energi yang dihasilkan kemudian dapat disimpan di baterai listrik berkapasitas 12 Volt atau di baterai traksi tegangan tinggi EV.G enerator kemudian menggunakan pengiriman energi kinetik baru untuk menghasilkan listrik dan mengisi baterai.
Memanen energi dari mobil yang bergerak adalah satu hal, tetapi menggunakan goncangan jalan bergelombang untuk mengisi baterai adalah hal lain. Namun, ini bukan teknologi murah ketika diwujudkan dalam produksi massal.
Editor: Dani M Dahwilani