7 Penyebab Setir Mobil Berat dan Bersuara Aneh, Begini Cara Mengatasinya
JAKARTA, iNews.id - Setir mobil berat akan mengurangi kenyamanan berkendara. Apalagi dengan munculnya suara aneh yang sumbernya berasal dari lingkar kemudi.
Padahal, setir pada model mobil-mobil baru jika dikemudikan akan bekerja enteng dan tidak ada suara sama sekali. Dengan teknologi power steering roda kemudi lebih ringan dan akan kembali ke posisinya setelah berbelok.
Jika ada tanda-tanda setir mobil bermasalah segera lakukan pengecekan. Apa penyebabnya?
Dilansir dari laman Wuling, berikut lima penyebab dan cara mengatasi setir mobil berat:
1. Volume oli power steering kurang dan telat diganti
Sistem kerja power steering membutuhkan cairan khusus untuk dapat bekerja dengan baik dalam suhu dan tekanan yang tinggi sekalipun. Maka jangan sampai oli power steering kosong atau telat diganti.
Cara mengatasi hal tersebut cek dan lihat warna oli power steering kendaraan Anda. Jika ditemukan warna sudah keruh atau hitam segera kuras dengan mengganti oli power steering yang baru. Pada dasarnya bengkel menyarankan menggantinya setiap 25.000-30.000 km.
2. Ban kurang angin atau sudah botak
Apabila Anda berasakan setir barat saat dibelokkan cek tekanan ban. Ban yang kempis akan membuat beban kerja roda bertambah.
Jika didapati ban sudah botak segera mengganti dengan ban baru atau bisa dilakukan rotasi ban dengan ban yang masih terdapat alurnya.
3. Settingan FWA yang Kurang Tepat
Front Wheel Alignment (FWA) merupakan settingan yang dilakukan untuk mengatur posisi roda depan mobil, sehingga akan membuat kinerja setir menjadi ringan. Apabila mobil terus dipakai, FWA akan berubah dan ban akan semakin menipis akibat faktor lama pemakaian.
Untuk bisa mengatasi permasalahan saat spooring dan balancing, perlu dilakukan proses servis pada sudut roda depan serta penyeimbang roda mobil. Apabila FWA tidak mengalami permasalahan, maka mobil tidak perlu dilakukan perbaikan maupun penggantian part.
4. Long Tie Rod Rusak
Long tie rod atau inner tie rod adalah batang besi yang berguna menghubungkan antara output dari rack steer ke steering knuckle. Bagian ujung long tie rod terdapat sebuah ball joint yang dipakai sebagai engsel, sehingga bisa menggerakan steering knuckle.
Biasanya permasalahannya yang terjadi akan menyerang bagian ball joint yang sudah koyak. Jika itu terjadi maka akan timbul bunyi aneh pada saat dibelokan dan bergetar. Cara mengatasinya ganti inner tie rod bagian kanan atau kiri dengan yang baru.
5. Steering Rack Rusak
Steering rack dalam sistem power steering hidrolik bisa juga terjadi keruasakan. Pada dasarnya, dalam steering rack terdapat berbagai komponen, seperti rack gear, racek seal dan pinion gear.
Dalam rack gear ada tiga seal, yaitu center seal, right seal dan left seal. Right dan left seal akan bergerak mengikuti pergerakan dari rack gear, sementara center seal tidak akan bergerak atau diam. Power steering akan dihubungkan di antara berbagai seal.
Apabila seal pada salah satu komponen mengalami kebocoran, maka otomatis tekanan pada bagian hidrolik dari pompa power steering akan drop dan hasilnya setir mobil menjadi berat sebelah
Cara mengatasinya dengan cara mengganti satu set steering rack. Pasalnya jarang bengkel yang mau untuk servis power steering dikarenakan dengan komponennya yang kompleks dan sulitnya menemukan suku cadang eceran dari steering rack tersebut.
6. Tekanan Power Steering Lemah
Pompa power steering terletak dalam kap mesin pompa Pompa tersebut pastinya memiliki umur dan akan mengalami kerusakan yang menyebabkan tekanan output menjadi berkurang atau turun, sehingga setir akan terasa sangat berat saat diputar
Jika itu terjadi pada kendaraan Anda maka harus mengganti pompa power steering dengan yang baru. Ada beberapa bengkel menjual pompa power steering dalam keadaan bekas. Namun hal itu tidak disarankan karena tidak awet masa pakainya.
7. Fan Belt Putus
Fan belt biasanya terbuat dari bahan karet dan akan diletakan pada bagian pulley yang terbuat dari bahan logam. Karet bertemu dengan logam, sehingga tidak akan menyebabkan selip atau macet dan hal ini membuat setir ringan untuk digerakkan.
Namun, karena fan belt terbuat dari karet maka ada masa pakainya. Karet pada fan belt akan getas seiring pemakaian dan jika tidak dilakukan akan menyebabkan tali fan belt putus membuat semua komponen pendukung mesin tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya setir akan menjadi lebih berat dan aki menjadi cepat drop.
Jika Anda temukan itu dalam kendaraan Anda, maka Anda hanya perlu membeli fan belt baru dan memasangkanya ke bagian pully yang terbuat dari logam tersebut.
Editor: Dani M Dahwilani