Batasi Usia Kendaraan 10 Tahun, DKI Disarankan Beri Insentif Pemilik Kendaraan

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 20:00 WIB
Batasi Usia Kendaraan 10 Tahun, DKI Disarankan Beri Insentif Pemilik Kendaraan

Batasi usia kendaraan, Pemprov DKI Jakarta disarankan untuk memberikan insentif kepada pemilik kendaraan yang usia mobilnya di atas 10 tahun. (Foto: iNews.id/Riyandy Arystio)

JAKARTA, iNews.id - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait peraturan pembatasan kendaraan pribadi dan umum yang berusia di atas 10 tahun di jalan Ibu Kota ditanggapi banyak pihak. Larangan ini sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio setuju dengan instruksi tersebut. Namun, harus dipastikan, apakah sudah valid 100 persen atau akan berubah lagi seperti yang sudah-sudah.

"Ya bagus lah, hal positif itu untuk menekan polusi udara. Tapi, apakah sudah fix instruksinya atau akan berubah lagi," ujar Agus dalam seminar Menanti Perpres Kendaraan Listrik di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019).

Menurut Agus, pembatasan usia kendaraan lebih dari 10 tahun, akan menimbulkan masalah baru seperti konsumen yang membeli mobil dengan sistem kredit 10 tahun, nantinya akan seperti apa.

"Oke 10 tahun, tapi kalau sudah 10 tahun bagaimana? Masa ada konsumen nyicil mobil 10 tahun, begitu lunas mobilnya langsung di scrap (hancurkan). Marah kan yang punya mobil," katanya.

Agus menyarankan untuk memberikan intensif kepada pemilik kendaraan yang usia mobilnya di atas 10 tahun, ikhlas untuk dihancurkan. Semua dikembalikan lagi kepada Gubernur DKI Jakarta, apakah berani untuk menjalankan atau sekadar instruksi saja.

"Nanti di-scrap (mobilnya). Nah kalau sudah di scrap, harusnya dapet insentif dong. Dikasih uang muka untuk beli mobil baru, tapi sekarang lihat keberanian dia, kan habis beberapa tahun lagi. Ini kan baru instruksi ke anak buahnya, belum diatur," ujar Agus.

.

Editor : Dani Dahwilani