Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Gentar Diserbu Mobil China, 55 Persen Konsumen Daihatsu Ternyata di Daerah
Advertisement . Scroll to see content

CEO Bugatti Sindir Strategi Produsen Mobil Eropa, Tak Perlu Tiru China

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:25:00 WIB
CEO Bugatti Sindir Strategi Produsen Mobil Eropa, Tak Perlu Tiru China
CEO Bugatti Rimac, Mate Rimac menilai produsen mobil Eropa tidak perlu meniru strategi pabrikan China untuk menghadapi persaingan industri otomotif global. (Foto: Iantagram Mate Rimac)
Advertisement . Scroll to see content

Rimac menawarkan pendekatan berbeda. Menurutnya, produsen Eropa sebaiknya memaksimalkan keunggulan yang telah dibangun selama bertahun-tahun, termasuk kualitas pengerjaan, kemewahan, dan eksklusivitas, dibandingkan sekadar mengikuti tren yang berkembang di China.

Video berdurasi 86 detik itu mendapat perhatian luas di media sosial. Saat dilaporkan, unggahan tersebut di Instagram dan Facebook telah mengumpulkan sekitar 1,4 juta penayangan, 88.000 tanda suka, dan lebih dari 2.000 komentar.

Sejumlah tokoh otomotif, termasuk Chris Harris, Jonny Smith, Harry Metcalfe, Misha Charoudin, dan Aziz Drives, turut memberikan tanggapan yang sejalan dengan pandangan Rimac. CEO Bentley, Frank-Steffen Walliser, juga berkomentar dengan nada humor, meminta Rimac tidak membocorkan strategi Bentley.

Meski demikian, strategi yang berfokus pada segmen premium bukan tanpa tantangan. Produsen mobil Eropa tetap harus beradaptasi dengan perkembangan kendaraan listrik, perubahan kebutuhan konsumen, dan persaingan harga yang semakin ketat.

Gagasan Rimac menegaskan pentingnya diferensiasi di tengah perubahan industri otomotif global. Bagi produsen Eropa, mempertahankan identitas dan keunggulan produk dapat menjadi salah satu cara untuk bersaing tanpa harus meniru seluruh pendekatan yang digunakan pabrikan China.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut