China Targetkan Populasi Kendaraan Listrik 25 Persen pada 2025

Dani M Dahwilani ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 15:00 WIB
China Targetkan Populasi Kendaraan Listrik 25 Persen pada 2025

China menargetkan penjualan kendaraan energi baru (NEV) sebesar 25 persen dari populasi mobil pada 2025. (Foto: The New Economy)

BEIJING, iNews.id - China menargetkan penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) sebesar 25 persen dari populasi penjualan pada 2025. Angka ini naik dari target sebelumnya, yakni 20 persen.

Dilansir dari Reuters, Selasa (3/11/2019), berdasarkan dokumen perencanaan pada 2017, pasar NEV di China, meliputi plug-in hybrid, kendaraan listrik baterai dan mobil bahan bakar sel hidrogen.

Ini menjadi titik terang bagi produsen otomotif di tengah pasar mobil NEV yang kurang bergairah. Penjualan NEV di China melonjak 62 persen pada tahun lalu. Angka ini berbalik dengan penurunan 2,8 persen penjualan mobil secara keseluruhan.

Tetapi pemotongan subsidi pada tahun ini membuat penjualan NEV menurun dalam beberapa bulan terakhir. Penjualan NEV pada Oktober 2019 menurun 45,6 persen dari tahun sebelumnya.

Asosiasi Produsen Otomotif China mencatat total penjualan mobil pada 2018 sebanyak 28,1 juta unit. Di mana penjualan NEV sekitar 4,6 persen atau sekitar 1,3 juta unit dari keseluruhan pasar mobil China.

Berdasarkan rancangan proposal Kementerian Industri dan Teknologi Informasi tentang NEV, China akan terus mengembangkan teknologi baterai kendaraan listrik, dan meningkatkan infrastruktur untuk kendaraan bahan bakar sel, hidrogen dan kendaraan terhubung. Proposal ini mencakup pengembangan NEV dari 2021 hingga 2035.

China sendiri saat ini sedang membahas kuota mobil ramah lingkungan yang lebih ketat di tahun mendatang. Ini mendorong produsen mobil menghasilkan banyak model NEV.


Editor : Dani Dahwilani