Daimler Ekspor Perdana Bus Mercedes Buatan Cikarang ke Thailand
Bus ini telah memenuhi standar keselamatan internasional, seperti UNECE R66 untuk perlindungan saat kecelakaan terbalik, UNECE R118 untuk material interior tahan api, serta ECE R43 untuk kaca keselamatan bersertifikat.
Perlindungan penumpang juga diperkuat melalui penggunaan kursi dan titik pengikat sesuai standar UNECE R80, sabuk pengaman standar UNECE R14, serta pintu darurat yang disesuaikan dengan regulasi Thailand. Pintu darurat tersebut dilengkapi tanda bercahaya dan kunci eksternal yang dapat dipecahkan dalam kondisi darurat. Selain itu, desain lampu depan baru dikembangkan untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan, khususnya bagi pasar ekspor internasional.
Direktur Komersial PT Laksana Bus Manufaktur, Alvin Arman menyebutkan unit ekspor ini menjadi bukti daya saing industri karoseri nasional.
“Unit ekspor ini membuktikan bahwa bodi bus buatan Indonesia dapat sepenuhnya memenuhi standar keselamatan Eropa sekaligus persyaratan pasar khusus di Thailand. Kolaborasi erat dengan DCVMI menghasilkan produk yang menggabungkan keselamatan, kenyamanan, dan desain kontemporer,” ujarnya.
Atas peluncuran ini, posisi Indonesia sebagai basis manufaktur andal bagi Daimler Truck di kawasan ASEAN semakin menguat. Perpaduan standar teknik global dan kemitraan lokal dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekspor, menciptakan nilai tambah industri, serta memperkuat ketahanan rantai pasok regional dalam jangka panjang.
Editor: Dani M Dahwilani