Dorong Pertumbuhan Bisnis, DFSK Manfaatkan Pasar Kendaraan Komersial

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 07 Maret 2020 - 12:24 WIB
  Dorong Pertumbuhan Bisnis, DFSK Manfaatkan Pasar Kendaraan Komersial

DFSK manfaatkan pasar kendaraan komersial untuk dorong pertumbuhan bisnis (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Segmen kendaraan komersial Tanah Air masih cukup luas untuk dimasuki ketimbang pasar mobil penumpang. Oleh karena itu DFSK ingin mengincar pasar itu dengan mengandalkan model minibus dan blind Van.

"Kami melihat ada sejumlah segmen yang belum dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan bisnisnya dari tahun ke tahun dan kami ingin memanfaatkannya," kata PR Digital Manager & Marketing DFSK, Arviane D.B, dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Sabtu (7/3/2020).

Wanita yang akrab disapa Ane ini melihat adanya pertumbuhan yang konsisten dan ceruk pasar yang cukup cerah untuk kendaraan minibus dan blind van.

"Peluang DFSK untuk masuk dan mengembangkan bisnis di segmen minibus dan blind van semakin terbuka lebar karena tidak banyaknya pemain di kedua segmen ini," katanya.

Hal ini diperkuat dari data Gaikindo di mana kedua segmen ini tetap tumbuh meski pasar otomotif nasional mengalami kelesuan hampir 11 persen di 2019. Sepanjang 2019, penjualan minibus mencapai 18.300 unit, naik 2 persen ketimbang 2018. Sementara blind van penjualannya mencapai 9.600 unit atau naik 15 persen.

Selain data Gaikindo, DFSK juga sudah melakukan survey pada konsumen Indonesia. Mereka menemukan 60 persen konsumen menggunakan kendaraan minibus sebagai kendaraan penumpang dan 40 persen sisanya digunakan untuk keperluan angkut barang.

"Lain dengan konsumen corporate atau perusahaan, sebanyak 60 persen minibus digunakan untuk keperluan mengangkut barang dan 40 persennya dipakai untuk kendaraan penumpang," ujar Ane.

Sedangkan segmen blind van cenderung ditujukan untuk mendukung kelancaran berbagai bisnis konsumen di Indonesia. Penggunaan model Blind Van bisa digunakan untuk mendukung bisnis logistik, food & beverage, ambulance, ekspedisi, sosial car, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Editor : Dini Listiyani