GM Masih Bingung, Ford Nekat Akan Buka Pabrik 6 April di Tengah Covid-19

Dani M Dahwilani · Jumat, 27 Maret 2020 - 08:20 WIB
GM Masih Bingung, Ford Nekat Akan Buka Pabrik 6 April di Tengah Covid-19

General Motors belum tahu kapan akan membuka kembali pabrik, Ford putuskan memulai produksi 6 April. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - General Motors Co menyatakan akan memperpanjang penutupan pabrik di Amerika Utara dari sebelumnya hingga 30 Maret. Namun, mereka tidak tahu kapan akan memulai kembali operasi.

"Mengingat keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, kapan tepatnya kami akan melanjutkan produksi tidak jelas," ujar GM dalam email ke pemasok di AS dilansir dari Reuters, Jumat (27/3/2020).

Perusahaan juga mengatakan kompensasi untuk anggota dewan akan dipangkas 20 persen dan eksekutif 25-30 persen. Kompensasi untuk karyawan akan ditangguhkan 20 persen hingga 1 April. Penangguhan kompensasi karyawan yang digaji akan dilunasi sekaligus selambat-lambatnya pada 15 Maret 2021.

Sementara Ford Motor Co mengumumkan akan melanjutkan produksi untuk menopang keuangan di tengah pandemi virus corona pada bulan depan, sambil menghemat keuangan melalui pemotongan biaya.

Untuk menghasilkan uang kembali, produsen mobil nomor dua di AS itu siap memulai produksi di beberapa pabrik Amerika Utara pada 6 April. Mereka akan mengoptimalkan kendaraan yang menguntungkan seperti pikap terlaris F-150, van komersial Transit dan SUV.

Pandemi virus corona yang menewaskan lebih dari 21.000 orang di seluruh dunia, memaksa penutupan pabrik mobil di sejumlah negara.

Wabah ini telah menekan perusahaan, termasuk Ford, yang sebelumnya menarik jalur kredit untuk membangun posisi kasnya dan menangguhkan dividen.

Senat AS pada Rabu, 25 Maret, meloloskan paket penyelamatan ekonomi senilai 2 triliun dolar AS untuk membantu pekerja dan perusahaan, termasuk industri otomotif, yang terpukul parah akibat wabah tersebut.

Presiden AS Donald Trump, prihatin dengan dampak ekonomi dari penutupan yang diperpanjang. Dia ingin Amerika kembali ke bisnis sebelum Paskah, atau 12 April.

Editor : Dani Dahwilani