Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara
“Grab berupaya menghadirkan inovasi yang dapat memberdayakan mitra pengemudi. Dengan mengintegrasikan aplikasi mitra pengemudi Grab langsung ke layar kokpit GAC, pengemudi dapat menerima data penting secara tepat waktu, seperti navigasi yang presisi dan peringatan keselamatan, dengan lebih ergonomis," ujar Philipp Kandal dalam keterangan persnya, Kamis (8/1/2025).
"Ini menghadirkan pengalaman yang lebih mulus dan intuitif, mengurangi beban visual dan kognitif mitra pengemudi dalam berkoordinasi, sekaligus memperkuat komitmen bersama kami terhadap netralitas karbon dan masa depan yang berkelanjutan,” katanya.
Diketahui, pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara terus menunjukkan pertumbuhan kuat. Laporan Global EV Outlook 2025 dari International Energy Agency (IEA) mencatat penjualan kendaraan listrik di kawasan ini naik hampir 50 persen sepanjang 2024.
Mendukung transisi mitra pengemudi ke moda transportasi rendah atau nol emisi menjadi bagian penting dari pendekatan Grab yang mengedepankan pengurangan emisi secara inklusif dalam mencapai target netralitas karbon pada 2040.
Secara spesifik, Grab Indonesia saat ini telah mengoperasikan lebih dari 11.000 kendaraan listrik terdiri atas GrabBike, GrabCar Plus, dan GrabCar Premium di Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, dan berbagai kota lainnya sejak 2019.
Editor: Dani M Dahwilani