Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Targetkan Penjualan Mobil 3,46 Juta Unit di 2026, Geely Dekati BYD
Advertisement . Scroll to see content

Investasi Rp230 Triliun, BYD Kerahkan 5.000 Tenaga Ahli Kembangkan Mobil Pintar

Senin, 05 Januari 2026 - 10:53:00 WIB
Investasi Rp230 Triliun, BYD Kerahkan 5.000 Tenaga Ahli Kembangkan Mobil Pintar
BYD menyiapkan investasi lebih dari 100 miliar yuan atau sekitar Rp230 triliun untuk teknologi mengemudi cerdas di masa depan. (Foto: BYD)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idBYD semakin serius menggarap masa depan mobil pintar. Pabrikan asal China ini telah membentuk tim riset lebih dari 5.000 tenaga ahli yang fokus mengembangkan teknologi bantuan mengemudi canggih. 

Tak main-main, BYD menyiapkan investasi lebih dari 100 miliar yuan atau sekitar 14,3 miliar dolar AS alias Rp230 triliun untuk teknologi mengemudi cerdas di masa depan.

Dilansir dari Cars News China, Senin (5/1/2025), pada awal Juli 2025 BYD mengumumkan terobosan penting lewat kemampuan parkir otonom level 4 (L4) pada sistem andalannya yang diberi nama “God’s Eye”. Menariknya, BYD menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas kerugian yang terjadi saat fitur ini digunakan di wilayah China.

Perkembangan sistem tersebut terbilang pesat. Hingga Desember 2025, total kendaraan BYD yang sudah dibekali sistem “God’s Eye” tercatat menembus angka 2,5 juta unit.

Jumlah ini sekaligus membentuk basis data cloud kendaraan terbesar di Tiongkok, dengan sistem yang setiap harinya menghasilkan lebih dari 150 juta kilometer data mengemudi.

Sebagai gambaran, dari Januari hingga Juli 2025, tingkat penetrasi kendaraan penumpang yang menggunakan sistem bantuan mengemudi canggih di China sudah mencapai 62,58 persen. Angka ini menunjukkan adopsi teknologi mengemudi cerdas yang kian masif di pasar otomotif Negeri Tirai Bambu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut