Honda Jazz Terbaru Akan Gendong Mesin Hybrid Adopsi Teknologi Mobil Balap F1

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 14:33 WIB
Honda Jazz Terbaru Akan Gendong Mesin Hybrid Adopsi Teknologi Mobil Balap F1

Honda berencana mengaplikasikan mesin hybrid yang diadopsi dari teknologi mobil balap Formula 1 (F1) untuk model Honda Jazz terbaru.

JAKARTA, iNews.id - Honda Motor Europe Ltd berencana mengaplikasikan mesin hybrid yang diadopsi dari teknologi mobil balap Formula 1 (F1) untuk model Honda Jazz terbaru. Di mana mobil ini akan diluncurkan pada akhir tahun ini.

Bermodalkan pengalaman dari tim balap F1, Honda mengaplikasikan keahliannya dalam merancang Hybrid Power Unit (PU) ke dalam sistem hybrid terbarunya, e:HEV.

Mesin terbaru dari Honda F1, bernama RA620H, menggunakan mesin 1.600 cc dengan enam silinder dan internal combustion engine, serta dikombinasikan dengan Energy Recovery System.

Sistem hybrid yang ada memungkinkan energi didaur ulang dari pengereman dan gas buang, guna memberikan tenaga tambahan yang dapat menambah kecepatan mobil dan mengurangi gejala lag atau kurang responsif pada kendaraan.

Pada musim balap lalu, mesin hybrid Honda telah membantu tim Aston Martin Red Bull Racing dan Scuderia Toro Rosso meraih tiga kali kemenangan dan enam podium.

"Di sepanjang balap Formula 1, tim kami dengan cermat telah mengukur berapa banyak bensin yang dikonsumsi agar dapat mengikuti ketentuan dari penyelenggara balap. Namun, ada beberapa situasi di mana kami berharap dapat menggunakan lebih banyak bahan bakar untuk meningkatkan performa, atau situasi sebaliknya," ujar Head of PU Development, Yasuaki Asaki, dalam keterangan persnya, Kamis (25/6/2020).

"Di mana kami ingin menghemat lebih banyak bahan bakar, misalnya saat mobil kami sedang berjalan di belakang safety car. Di mesin e:HEV yang kami rancang, kami mengaplikasikan pengalaman dari ajang balap untuk memastikan mesin ini dapat menghasilkan tenaga besar dengan rasio efisiensi bahan bakar terbaik pada mode berkendara apapun,” katanya.

Sepanjang balapan, insinyur Honda di ajang F1 secara konsisten mengevaluasi rasio energi yang berhasil didaur ulang dan digunakan dalam sistem hybrid untuk menciptakan performa optimal. Pengalaman membangun mesin hybrid dengan efisiensi tinggi dan tenaga besar, telah menginspirasi Honda dalam merancang mesin e:HEV pada All New Honda Jazz.

Menggunakan sistem e:HEV, mesin hybrid akan mendaur ulang energi dan memanfaatkannya untuk mengisi baterai dan menciptakan tenaga yang lebih besar. Mesin tersebut terdiri atas dua buah komponen motor elektrik yang terhubung dengan mesin 1.5L DOHC i-VTEC, sebuah baterai lithium-ion, dan transmisi fixed-gear melalui intelligent power control unit yang bekerja secara berkesinambungan untuk memberikan respons cepat dan halus.

Untuk menciptakan pengalaman berkendara menyenangkan dengan efisiensi bahan bakar optimal, sistem canggih e:HEV hybrid akan mengatur pergantian secara otomatis di antara tiga mode. Pertama, mode EV Drive, baterai lithium-ion menyalurkan energi listrik ke motor penggerak secara langsung. Kedua, mode Hybrid Drive,: mesin bekerja dengan menyalurkan energi ke generator listrik, yang kemudian disalurkan ke motor penggerak listrik. Ketiga, mode Engine Drive, mesin berbahan bakar bensin terhubung langsung ke roda melalui lock-up clutch dan daya gerak ditransmisikan secara langsung dari mesin ke roda.

Pada mayoritas situasi berkendara di perkotaan, efisiensi bahan bakar yang optimal diraih melalui transisi di antara EV Drive dan Hybrid Drive. Untuk berkendara di jalan tol, mode Engine Drive digunakan untuk mensuplai lebih banyak tenaga dan menambah kecepatan.

Sementara di jalan umum, kendaraan akan menggunakan mode Hybrid Drive. Di mana tenaga berlebih dari mesin berbahan bakar dapat didaur ulang untuk mengisi daya baterai melalui generator. EV Drive juga bekerja saat mobil melambatkan kecepatan, dengan mengumpulkan lebih banyak energi saat menginjak pedal rem secara berkelanjutan untuk mengisi daya baterai.

Dibandingkan penggunaan transmisi konvensional, All New Honda Jazz kini dilengkapi transmisi Electronically Controlled Continuously Variable Transmission (eCVT) dengan single-fixed gear untuk menciptakan koneksi secara langsung di antara beberapa komponen. Ini menghasilkan torsi yang halus dan responsif saat berakselerasi di semua mode berkendara.

Honda pertama kali berpartisipasi dalam ajang balap pada 1958, dan meraih kemenangan pertamanya di Formula 1 pada 1965. Melalui keikutsertaannya di F1, Honda telah memenangkan 74 Grands Prix dan enam gelar juara konstruktor. Partisipasi ini memungkinkan Honda mengembangkan kapabilitasnya dalam merancang mesin dan mengaplikasikan keahlian tersebut ke dalam mobil penumpang.

Editor : Dani Dahwilani