Ini Alasan Pengguna Mobil Listrik Lebih Nyaman Ngecas di Rumah
Sementara untuk mobilitas harian, biasanya para pengguna mobil listrik hanya tambah daya saja ketika memungkinkan. Misal saat berada di pusat perbelanjaan, di mana terdapat fasilitas charging station yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung.
Mengingat saat ini kapasitas SPKLU untuk Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sangat besar yaitu antara 20 kW sampai 50 kW (fast charging atau ultrafast charging). Ini dapat mengisi daya baterai lebih cepat ketimbang pengisian daya normal.
“Jadi memang ada perubahan behaviour atau perilaku untuk mengisi bahan bakar. Kalau gas station yang BBM itu mereka datang mungkin spend waktu bersama dengan ngantri ya mungkin sekitar plus minus 15 menit,” ujar Frans.
“Nah, sedangkan menggunakan charging station, electric vehicle mungkin mereka bisa memanfaatkan waktu istirahat mereka untuk ngecas. Ataupun mereka ingin memakai kendaraan misalnya ke shopping mall, mereka juga bisa melakukan charging,” kata dia.
Namun, Frans menyampaikan bahwa sebagian besar pengguna mobil listrik, khusunya keluaran Hyundai, lebih nyaman mengisi daya baterai di rumah. Ini bisa dilakukan pada malam hari agar siap digunakan pada esok harinya.
“Umumnya yang tadi disampaikan oleh bu Astrid, waktu yang paling terfavorit untuk mereka mengisi adalah di rumah. Karena di saat itu mereka istirahat. Kayak temen-temen punya handphone. Pada dasarnya hampir mirip lah polanya,” ucapnya.
Editor: Ismet Humaedi