Kehadiran Xforce HEV, Langkah Mitsubishi Jadikan Indonesia Basis Produksi Kendaraan Hybrid
Motor Listrik Jadi Penggerak Utama
Mitsubishi New Xforce HEV mengandalkan mesin 1.6L DOHC MIVEC yang dipadukan dengan motor listrik. Motor listrik menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi 255 Nm, sementara mesin bensin memiliki tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.
Dalam kondisi tertentu, motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan. Karakter ini terutama terasa ketika mobil mulai bergerak, melaju pada kecepatan rendah dan menghadapi kepadatan lalu lintas perkotaan.
Mesin bensin kemudian bekerja sesuai kebutuhan. Selain membantu menghasilkan tenaga ketika kendaraan membutuhkan performa lebih besar, mesin juga dapat berperan dalam mengisi daya baterai.
Sistem tersebut bekerja secara otomatis dengan membaca berbagai kondisi, mulai dari kecepatan kendaraan, kondisi jalan, beban hingga kapasitas baterai. Dengan demikian, pengemudi tidak perlu menentukan kapan mesin atau motor listrik harus bekerja.
Saat kendaraan mengurangi kecepatan atau melintasi jalan menurun, energi pengereman dapat dikonversi menjadi energi listrik dan disimpan kembali ke baterai. Sebaliknya, ketika kendaraan membutuhkan tenaga tambahan seperti saat menanjak atau menyalip, mesin dan motor listrik dapat bekerja bersama.