Kisah 110 Tahun Rolls-Royce, sang Pelopor Penerbangan Tewas di Usia 32 Tahun

Dani M Dahwilani ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 07:07:00 WIB
Kisah 110 Tahun Rolls-Royce, sang Pelopor Penerbangan Tewas di Usia 32 Tahun
Meskipun Rolls saat ini jauh lebih terkenal karena prestasi otomotif, kontribusinya terhadap penerbangan sangat besar dan penting. (Foto: Rolls-Royce)

JAKARTA, iNews.id - Rolls-Royce selain dikenal sebagai merek kendaraan premium Inggris, jauh sebelumnya merupakan pelopor mesin pesawat. Mereka telah berdiri lebih dari 100 tahun lalu.

Pendiri Rolls-Royce, Charles Stewart Rolls menjadi orang pertama yang terbang menggunakan pesawat dari Inggris ke Prancis pulang-pergi (PP) nonstop.

Cerita berawal pada 2 Juni 1910, pukul 18.30 waktu setempat, Rolls berangkat sendirian dengan biplanenya dari lapangan terbang Swingate, dekat Dover, untuk mencapai penyeberangan nonstop pertama di Selat Inggris menggunakan pesawat.

Dia telah menunggu dengan frustrasi selama lebih dari sepekan. Rencana kepergiannya berulang kali dibuat cemas oleh angin kencang, kabut serta masalah mekanis mesin. Namun akhirnya, kondisi alam tenang dan membaik. Di antara penonton ada orang tua Rolls, Lord dan Lady Llangattock, saudara perempuan serta iparnya, Sir John dan Lady Shelley.

Menurut laporan Daily Telegraph, Rolls mencapai ketinggian 900 kaki dengan kecepatan sekitar 40 mil per jam mendekati pantai Prancis. Pada pukul 19.15, dia terbang di atas kota kecil Sangatte, Prancis, di mana Channel Tunnel saat ini muncul.

Sambil keluar dari pesawatnya, dia melemparkan tiga buah amplop yang masing-masing berisi pesan salam untuk Auto Club Prancis. Rolls kemudian berbelok ke utara dan kembali arah ke pantai Inggris.


Editor : Dani Dahwilani