Masuk Pasar Indonesia, Forland Luncurkan 2 Kendaraan Komersial Listrik
Kemampuan lainnya terlihat dari tingkat tanjakan atau gradeability minimal 25 persen. Spesifikasi ini memungkinkan EL5e melewati jalur perkebunan maupun jalan angkut dengan kontur menanjak.
Forland juga membekali EL5e dengan Power Take-Off (PTO) dan sistem hidraulis. Fitur tersebut memungkinkan kendaraan digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti dump truck, arm-roll, hingga kendaraan penarik.
Dari sisi kenyamanan, truk listrik ini menggunakan kursi dengan sistem peredam guncangan atau absorption seat untuk mengurangi getaran yang dirasakan pengemudi selama perjalanan.
Sistem pengeremannya turut dilengkapi teknologi regenerative braking yang dapat memulihkan energi saat kendaraan melambat. Selain itu, tersedia rem angin atau air brakes serta Electronic Parking Brake (EPB).
Untuk pengisian daya, Forland EL5e membutuhkan waktu sekitar 35 menit untuk mengisi baterai dari 20 persen hingga 80 persen.
Kehadiran ET5 dan EL5e memperlihatkan upaya Forland menghadirkan kendaraan niaga listrik untuk berbagai kebutuhan bisnis di Indonesia. Kedua model tersebut menawarkan kombinasi kapasitas angkut, jarak tempuh, serta teknologi pendukung operasional.
Untuk mendukung penjualan, diketahui perusahaan telah membangun tujuh dealer dan dan pada 2027 akan membangun 18 dealer sehingga menjadi 20 dealer.
Editor: Dani M Dahwilani