Mejeng di IIMS 2026, Intip Teknologi Plug-in Hybrid pada Wuling Darion
Soal jarak tempuh, Darion PHEV menawarkan total jangkauan gabungan hingga lebih dari 1.000 kilometer. Untuk penggunaan listrik murni, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer, cukup untuk mobilitas harian di perkotaan tanpa konsumsi bensin. Melalui kombinasi tersebut, pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Komponen Utama Sistem PHEV
Darion PHEV ditopang mesin hybrid khusus 1.5 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik berdaya 145 kW. Selain itu, terdapat motor generator, baterai LFP berkapasitas 20,5 kWh yang dapat diisi ulang secara eksternal, serta transmisi hybrid khusus untuk mendukung efisiensi sistem secara keseluruhan.
Wuling juga membekali Darion PHEV dengan pengaturan manajemen baterai yang bisa disesuaikan kebutuhan pengguna. Mode EV Max memungkinkan mobil berjalan dengan tenaga listrik hingga baterai tersisa 12 persen. Mode EV First memprioritaskan penggunaan listrik sampai 35 persen. Apabila kapasitas baterai telah menyentuh angka tersebut maka sistem secara otomatis akan merubah ke mode berkendara hybrid atau menyalakan mesin bensin untuk menjalankan mobil dan membantu untuk melakukan pengisian kembali pada baterai.
Sementara Force Power Retention memungkinkan pengisian level baterai pada kisaran tertentu, dari 35% hingga 70% sesuai dengan pengaturan yang dilakukan pengguna, untuk kebutuhan tertentu seperti memasuki area perkotaan yang ingin menggunakan EV mode. Fitur ini dapat diaktifkan dari layar headunit.
Dari sisi keamanan, Darion PHEV dilengkapi sistem manajemen baterai hybrid tingkat lanjut. Terdapat perlindungan termal cerdas dan pemantauan keselamatan berlapis yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Sistem ini diklaim mampu memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan dalam hal daya tahan baterai dan keandalan sistem elektrifikasi.
Diketahui, Wuling Darion hadir di Indonesia dalam dua pilihan mesin, yakni PHEV, dan model mesin listrik murni bertenaga baterai (BEV).
Berbeda dengan hybrid biasa, PHEV dapat diisi daya secara eksternal sehingga memungkinkan jarak tempuh listrik murni yang lebih panjang. Darion PHEV juga menawarkan mode EV Max dan EV First, yang membuat perjalanan harian dapat diselesaikan hanya dengan tenaga listrik sebelum sistem beralih ke mode hybrid.
Kombinasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin menikmati penggerak listrik untuk aktivitas sehari-hari, sekaligus tetap mengandalkan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh tanpa rasa khawatir. Melalui teknologi tersebut, Wuling Darion PHEV menjadi salah satu model menarik di segmen MPV elektrifikasi yang ditampilkan di IIMS 2026.
Editor: Dani M Dahwilani