Mengenal Jenis-Jenis Transmisi Otomatis

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 17 September 2020 - 07:55 WIB
Mengenal Jenis-Jenis Transmisi Otomatis

Ada tiga jenis transmisi otomatis yang digunakan kendaraan, yakni Dual Clutch Transmission (semi otomatis), Hydraulic Automatic Transmission (konvensional), dan Continuous Variable Transmission (CVT). (Foto: Daihatsu)

JAKARTA, iNews.id - Saat ini, kendaraan dengan sistem transmisi automatic (otomatis) semakin banyak peminatnya. Ini karena teknologi tersebut makin canggih dan lebih mudah dikendarai dibanding model manual.

Diketahui, sistem transmisi otomatis banyak jenisnya. Apa saja itu? Technical Service Division Service Training Departement PT ADM, Aji Prima Nurcahya mengungkapkan ada tiga jenis transmisi otomatis yang digunakan kendaraan di Indonesia, yakni Dual Clutch Transmission (DCT/semi otomatis), Hydraulic Automatic Transmission (HAT/konvensional), dan Continuous Variable Transmission (CVT).

Transmisi Semi Otomatis

Dual Clutch atau transmisi kopling ganda adalah jenis transmisi manual otomatis pada mobil, terkait erat dengan transmisi manual. Dia menggunakan dua kopling terpisah untuk set gigi ganjil dan genap.

Secara mendasar dapat digambarkan sebagai dua transmisi manual yang terpisah dengan masing-masing cengkeraman yang terkandung dalam satu rumah, dan bekerja sebagai satu unit.

Meskipun biasanya dioperasikan dalam mode sepenuhnya otomatis, banyak juga yang memiliki kemampuan untuk memungkinkan pengemudi memindahkan gigi secara manual dalam mode semi-otomatis, meskipun masih menggunakan elektrohidrolika transmisi.

Transmisi Konvensional

Aji menjelaskan untuk transmisi Hydaulic Automatic Transmission atau konvensional, cara kerjanya menggunakan torque konverter yang mengubah tenaga mekanis dari mesin menjadi energi kinetis, kemudian disalurkan ke roda.

Dalam transmisi Hydraulic Automatic Transmission terdapat sejumlah komponen utama, yakni torque converter, body valve, electronic control transmission (ECT) dan planetary gear unit.

"Prinsip kerjanya, komponen A (pump impeller) mengalirkan energi ke komponen B, sehingga komponen B bergerak tanpa memerlukan motor penggerak," katanya, dalam workshop, baru-baru ini.

Sementara body valve berfungsi sebagai pusat kontrol arah jalur fluida menuju keamana cairan transmisi akan mengalir. Adapun electronic control transmission merupakan otak dari sistem otomatis yang mengatur semua komponen agar bekerja secara sinergi.

"Komponen Planetary Gear Unit, fungsinya sebagai media pengubah gear rasio sesuai dengan kombinasi roda gigi. Termasuk mekanisme kopling untuk memutus dan menghubungkan putaran gear," ujar Aji.


Editor : Dani Dahwilani

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua