Menperin Ungkap Beberapa Poin Perpres Mobil Listrik, Ini Bocorannya

Riyandy Aristyo · Selasa, 13 Agustus 2019 - 15:44 WIB
Menperin Ungkap Beberapa Poin Perpres Mobil Listrik, Ini Bocorannya

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan sedikit bocoran isi  Perpres Kendaraan listrik.

JAKARTA, iNews.id - Peraturan Presiden (Perpres) tentang Kendaraan Listrik sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski begitu, isi regulasi perpres tersebut belum diumumkan ke publik.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan sedikit bocoran isi  perpres ini. Salah satunya mengatur Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) mobil atau Battery Electric Vehicle (BEV).

"Isi perpres ada yang mengatur TKDN, itu sudah diatur. Kemudian mengatur pembagian tugas di kementerian termasuk infrastrukturnya," ujar Airlangga, saat ditemui di sela-sela pembukaan Pameran Industri Otomotif di Gedung Kemenperin, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Airlangga menuturkan, untuk produksi awal mobil listrik, wajib memenuhi TKDN minimum 35 persen. Dia berharap ke depan jumlah tersebut bisa ditingkatkan.

"Produksi awal wajib memenuhi TKDN minimum 35 persen. Angka ini berlaku sampai 2023 dan diharapkan setelahnya bisa bertambah beberapa persen," kata Airlangga.

Airlangga mengatakan isi Perpres mobil listrik lainnya berupa pengaturan nilai insentif. Insentif ini merupakan perubahan dari revisi Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2013 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Kementerian Keuangan sendiri sudah memberikan insentif mobil listrik. Di antaranya, impor kendaraan dalam jangka waktu tertentu, pemberian tax allowance bagi industri suku cadang, pemberian tax holiday bagi integrasi kendaraan listrik dengan baterai serta pemberian tax allowance bagi industri suku cadang.

Sementara untuk insentif pajak mobil, pemerintah siap memberikan keringanan pajak untuk mobil sedan. Seperti diketahui, pajak mobil sedan lebih tinggi ketimbang mobil MPV, sedangkan pasar terbesar otomotif global datang dari mobil sedan.

.


Editor : Dani Dahwilani