Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Moeldoko Peringatkan Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Kendaraan Listrik Asing
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Listrik Jadi Momentum Indonesia Kejar Ketinggalan di Industri Otomotif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:51:00 WIB
Mobil Listrik Jadi Momentum Indonesia Kejar Ketinggalan di Industri Otomotif
Kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dinilai menjadi momentum bagi Indonesia mengejar ketertinggalan di industri otomotif.  (Foto: Dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dinilai menjadi momentum bagi Indonesia mengejar ketertinggalan di industri otomotif. Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) Moeldoko mengingatkan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk kendaraan listrik buatan asing, tetapi harus mampu mengembangkan teknologi dan memperkuat industri dalam negeri.

Hal itu disampaikan Moeldoko dalam press conference Perilindo Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026(28/10/2026). Menurutnya, peralihan dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik membuka peluang bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam industri otomotif global.

“EV adalah momentum lompatan industri kendaraan di Indonesia. Kita tidak akan bisa mengejar, teman-teman sekalian, mengejar mobil konvensional, tidak bisa. Sudah terlalu cepat pergerakannya. Tetapi sesungguhnya EV ini sebuah momentum bagi kita semuanya,” ujar Moeldoko.

Dia menilai perkembangan industri mobil konvensional telah melaju terlalu jauh sehingga Indonesia membutuhkan momentum baru untuk memperkuat daya saing. Karena itu, transisi menuju kendaraan listrik harus dimanfaatkan untuk membangun kemampuan industri nasional, bukan sekadar meningkatkan konsumsi produk dari luar negeri.

“Saya tidak ingin, ya, Indonesia yang begitu luas, begitu populasinya luar biasa, hanya sebagai penonton, hanya sebagai tempat pasar bagi industri yang datang dari luar. Tetapi kita nonton, membeli, enggak lebih dari itu,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut