Perbedaan Oli Mesin Bensin dan Diesel
2. Kandungan Detergen
Perbedaan oli mesin bensin dan diesel berikutnya adalah kandungan detergen. Sama seperti viskositas oli, kandungan detergen menjadi penentu ketahanan oli ketika bekerja di mesin mobil yang panas.
Mesin diesel bekerja di suhu lebih tinggi, sehingga memerlukan oli dengan kandungan detergen lebih banyak supaya bisa bertahan lama ketika temperatur naik.
3. Penanganan Jelaga
Perbedaan oli mesin bensin dan diesel yang terakhir adalah kemampuan dalam menangani jelaga dalam mesin. Jelaga, yaitu endapan partikel hitam, adalah residu yang ditinggalkan oleh proses pembakaran mesin.
Untuk mesin diesel, residu yang dihasilkan biasanya memiliki kandungan sulfur lebih tinggi. Sebab itu, oli mobil diesel perlu penetralisir asam yang lebih tinggi pula. Ini berbanding terbalik dengan mesin bensin.
Editor: Dani M Dahwilani