PSBB Ditambah, 2 Perusahaan Mobil di Indonesia Perpanjang Penghentian Pabrik

Dani M Dahwilani ยท Jumat, 24 April 2020 - 21:18 WIB
PSBB Ditambah, 2 Perusahaan Mobil di Indonesia Perpanjang Penghentian Pabrik

PSBB ditambah hingga Mei, dua produsen mobil memutuskan memperpanjang penutupan sementara pabrik hingga beberapa pekan. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berimbas pada aktivitas industri otomotif. Dua produsen mobil memutuskan memperpanjang penutupan pabrik hingga beberapa pekan.

Langkah ini mereka ambil untuk menaati aturan dan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Di mana PSBB membuat sejumlah jarinham dealer di beberapa wilayah tutup, yang membuat penjualan dan layanan dilakukan melalui online.

Salah satu pabrikan yang memutuskan memperpanjang periode pemberhentian sementara pabrik dan dealer adalah Daihatsu. Sebelumnya, Daihatsu menghentikan operasional dimulai pada 10-17 April 2020, kini ditambah menjadi 10-24 April 2020.

Chief Executive PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Supranoto mengemukakan, Daihatsu terus memantau dan mengikuti peraturan pemerintah tentang PSBB. Saat ini, kebijakan tersebut terus diperluas dan disusul penerapannya di beberapa area di Indonesia, mulai dari kabupaten dan kota di Jawa Barat, Tangerang, hingga Riau. Keputusan ini dilakukan mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan, pelanggan, serta stakeholders lain.

“Daihatsu dan seluruh pihak terus mendukung semangat pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19. Kami mohon dukungan dan pengertiannya dari pelanggan atas kebijakan pemberhentian layanan sementara ini. Semoga wabah ini dapat segera berlalu dan kita dapat segera beraktivitas normal kembali,” ujarnya, dalam keterangan resminya, beberapa waktu lalu.

Selain menghentikan produksi di pabrik, Daihatsu juga menghentikan sementara layanan operasional seluruh outlet di beberapa area, meliputi layanan showroom dan bengkel. Pemberhentian layanan sementara ini meliputi dealer di area DKI Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan dan Pekanbaru.

Hal sama dilakukan Suzuki. Mereka memperpanjang penghentian operasional dua minggu lagi dari 13-24 April ditambah dari 27 April sampai 8 Mei 2020. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan keselamatan karyawan dan perkembangan regulasi terkini mengenai pandemi Covid-19.

“Ini adalah langkah terbaik yang harus kami ambil demi kesehatan dan keselamatan semua pihak. Di samping itu, kebijakan ini adalah komitmen kami dalam mendukung pemerintah yang menambah periode Pembatasan Sosial Berskala Besar. Karenanya, kami akan memperpanjang penghentian sementara produksi di pabrik-pabrik Suzuki,” ujar President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales Seiji Itayama dalam keterangan persnya.

Meski demikian, lanjut dia, untuk memenuhi permintaan pasar ekspor, bagian power train di pabrik Cakung dan Cikarang serta bagian motorcycle assembly di pabrik Tambun I tetap beroperasi hanya selama empat hari, yaitu dari 27 sampai 30 April 2020. Seluruh kegiatan operasional tersebut dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai penerapan physical distancing. Hal ini sebagai upaya Suzuki mencegah penyebaran virus Corona namun tetap dapat berkontribusi dalam menjaga perekonomian Indonesia.

Selama perpanjangan periode penghentian sementara tersebut, Suzuki tetap akan memberikan upah dasar secara penuh kepada karyawan yang sementara tidak bekerja sesuai ketentuan berlaku.

Editor : Dani Dahwilani