Sempat Terhenti akibat Virus Korona, Pabrik Mobil Listrik Tesla di Shanghai Beroperasi Besok

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 09 Februari 2020 - 15:11 WIB
Sempat Terhenti akibat Virus Korona, Pabrik Mobil Listrik Tesla di Shanghai Beroperasi Besok

Sempat terhenti akibat wabah virus korona, Tesla akan melanjutkan produksi mobil listrik di Kota Shanghai, China, pada 10 Februari 2020. (Foto: Autoblog)

SHANGHAI, iNews.id - Produsen mobil listrik Amerika Serikat (AS), Tesla akan melanjutkan produksi kendaraan di Kota Shanghai, China, pada 10 Februari 2020. Langkah Tesla kembali produksi kendaraan dibantu pemerintah Kota Shanghai yang memberikan jaminan kepada perusahaan asing di tengah epidemi virus korona.

Dilansir dari Reuters, Minggu (9/2/2020), banyak pabrik di seluruh China tutup pada akhir Januari untuk libur Tahun Baru Imlek, yang semula dijadwalkan berakhir pada 30 Januari. Namun, diperpanjang untuk mencegah penyebaran virus korona yang saat ini telah menewaskan lebih dari 800 orang.

Tesla memperingatkan pada 30 Januari, pihaknya akan melihat penundaan jadwal operasi satu pekan lebih di tengah upaya peningkatan produksi Model 3 di Shanghai dampak dari epidemi, yang sangat mengganggu rantai pasokan di seluruh China.

Wakil Presiden Tesla China, Tao Lin mengatakan, produksi akan dimulai kembali pada 10 Februari dan pengiriman mobil dari pabrik akan ditunda sementara.

"Mengingat kesulitan praktis perusahaan-perusahaan manufaktur termasuk Tesla dalam melanjutkan produksi, kami akan berkoordinasi untuk melakukan semua upaya membantu perusahaan melanjutkan produksi sesegera mungkin," ujar juru bicara pemerintah Kota Shanghai, Xu Wei.

Pabrik Tasla di Shanghai senilai 2 miliar dolar AS adalah yang pertama di luar Amerika Serikat (AS), dibangun dengan dukungan otoritas setempat. Mereka mulai berproduksi pada Oktober 2029 dan pengiriman mobil pertama pada Januari 2020.

Editor : Dani Dahwilani