Siap Luncurkan Mobil Listrik e-Vitara, Ini Target Suzuki di 2026
Optimisme Suzuki juga didorong oleh dominasi produksi lokal yang mencapai 88 persen dari total penjualan sepanjang 2025. Menurut Donny, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan Suzuki dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.
Dari sisi kontribusi ekonomi, segmen kendaraan niaga masih menjadi tulang punggung. New Carry konsisten menjadi andalan pelaku usaha dengan kontribusi sekitar 47 persen dari total penjualan ritel, menunjukkan tingginya kebutuhan pasar terhadap kendaraan komersial yang tangguh dan efisien.
Sementara di segmen kendaraan penumpang, tren SUV terus menguat. New Suzuki XL7 menjadi kontributor terbesar dengan porsi 20 persen, menawarkan solusi mobil keluarga tujuh penumpang yang praktis dan multifungsi.
Lini SUV Suzuki semakin kompetitif dengan hadirnya Fronx yang mengusung konsep Coupe SUV modern. Model ini diproduksi di pabrik Cikarang untuk memenuhi pasar domestik sekaligus kebutuhan ekspor. Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Fronx berhasil terjual hampir 10.000 unit atau setara 14 persen dari total penjualan Suzuki.
Tahun 2025 juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan teknologi elektrifikasi Suzuki di Indonesia. Kehadiran teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada model Grand Vitara, New XL7, dan Fronx sukses meningkatkan minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan yang tetap terjangkau.
“Penerimaan terhadap teknologi hybrid ternyata sangat positif. Berdasarkan data Gaikindo, enam dari sepuluh pembeli mobil penumpang Suzuki kini memilih varian hybrid,” ujar Donny.
Dia menambahkan, tren tersebut membuktikan bahwa masyarakat mulai menikmati efisiensi bahan bakar yang lebih baik sekaligus berkontribusi nyata dalam pengurangan emisi karbon melalui kendaraan yang digunakan sehari-hari.
Editor: Dani M Dahwilani