SIM Pengemudi Transgender Dicabut, Data Jenis Kelamin Harus Sesuai saat Lahir
Ribuan Dokumen Dibatalkan
Laporan The Washington Post menyebut pejabat negara memperkirakan sedikitnya 1.700 SIM harus diterbitkan ulang. Selain itu, sekitar 1.800 akta kelahiran juga terdampak kebijakan tersebut.
Biaya penerbitan ulang SIM dibebankan kepada pemiliknya. Untuk mendapatkan kartu baru, warga harus membayar biaya standar sebesar 26 dolar AS, sementara negara bagian belum mengalokasikan anggaran khusus untuk menutup beban tersebut.
Kebijakan ini memicu kritik karena warga terdampak sebelumnya diperbolehkan mengubah penanda gender pada dokumen resmi. Kini, mereka diwajibkan membalikkan perubahan tersebut dan menanggung biaya administrasi.
Ancaman 6 Bulan Penjara
Berdasarkan hukum Kansas, mengemudi tanpa SIM yang sah tergolong pelanggaran ringan kelas B. Sanksinya dapat enam bulan penjara dan denda hingga 1.000 dolar AS.
Pelanggaran itu juga berpotensi memicu penangguhan izin mengemudi secara otomatis. Artinya, warga yang tidak menyadari status SIM mereka sudah dibatalkan bisa menghadapi konsekuensi hukum hanya karena berkendara ke tempat kerja atau aktivitas sehari-hari.
Sejumlah pihak menilai ketiadaan masa tenggang membuat kebijakan ini semakin kontroversial. Tanpa periode transisi, ribuan orang langsung kehilangan legalitas berkendara dalam hitungan hari.