VW Berencana Ubah Pabrik Mobil di Jerman Jadi Tempat Produksi Peralatan Militer Israel
Namun, VW menegaskan belum ada keputusan final terkait masa depan pabrik tersebut. Perusahaan menyatakan masih berdiskusi dengan berbagai pihak dan belum memiliki rencana konkret, serta tidak berniat memproduksi senjata secara langsung.
Rencana konversi ini tidak bisa berjalan begitu saja. Persetujuan dari dewan pekerja menjadi faktor krusial, mengingat aturan ketenagakerjaan di Jerman memberikan pengaruh besar kepada perwakilan karyawan.
Perubahan arah ini mencerminkan tekanan besar yang sedang dihadapi industri otomotif global. VW sendiri melaporkan penurunan laba operasional hingga 53,5 persen pada 2025 dan berencana memangkas hingga 50.000 tenaga kerja di Jerman pada 2030.
Situasi tersebut membuka kemungkinan yang tidak biasa, di mana produsen mobil besar seperti VW mulai mempertimbangkan produksi komponen militer sebagai langkah bertahan di tengah ketidakpastian industri otomotif dunia.
Editor: Dani M Dahwilani