Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Ungkap MBG Dongkrak Penjualan Motor dan Mobil di 2025
Advertisement . Scroll to see content

Berkendara Motor saat Berpuasa Ramadan, Ini 5 Hal Penting Harus Diperhatikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:58:00 WIB
Berkendara Motor saat Berpuasa Ramadan, Ini 5 Hal Penting Harus Diperhatikan
Berkendara motor saat berpuasa bukan sederhana, kondisi tubuh yang cenderung lelah, mengantuk, dan kurang fokus dapat meningkatkan risiko kecelakaan. (Foto: Wahana)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menjalankan puasa pada Ramadan menuntut umat Muslim menahan haus dan lapar sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Perubahan pola makan serta waktu istirahat kerap berdampak pada kondisi fisik dan konsentrasi, terutama bagi pengendara sepeda motor yang tetap beraktivitas di jalan raya.

Berkendara sepeda motor saat berpuasa bukan perkara sederhana. Kondisi tubuh yang cenderung lelah, mengantuk, dan kurang fokus dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Semangat cari aman harus tetap digaungkan selama Ramadan. Pengendara diimbau lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan konsisten menerapkan kebiasaan berkendara aman dalam setiap perjalanan.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani mengatakan keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemampuan mengendalikan motor. Persiapan sebelum berangkat dan kewaspadaan di jalan menjadi faktor penting.

“Keselamatan berkendara tidak hanya soal keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi bagaimana pengendara mempersiapkan diri sebelum berangkat dan tetap waspada selama di jalan. Saat berpuasa, berkendara menuntut lebih perhatian ekstra agar tetap cari aman,” ujar Agus Sani.

Sejalan dengan hal tersebut, ada lima hal penting yang wajib diperhatikan pengendara sepeda motor selama menjalankan ibadah puasa agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

1. Atur Rute Perjalanan

Merencanakan rute sebelum berkendara menjadi langkah awal yang krusial. Dengan mengetahui jalur yang akan dilalui, pengendara dapat menghindari titik rawan macet maupun jam sibuk yang berpotensi memicu stres.

Rute yang lebih lancar membantu menjaga emosi tetap stabil. Konsentrasi pun bisa lebih terjaga sehingga risiko kesalahan saat berkendara dapat ditekan.

2. Manajemen Waktu Tidur yang Baik

Kurangnya waktu istirahat menjadi salah satu penyebab utama menurunnya fokus saat berkendara. Selama Ramadan, pola tidur sering berubah karena harus bangun sahur dan menjalankan ibadah malam.

Jika tidak diatur dengan baik, rasa kantuk berlebih hingga microsleep bisa terjadi di jalan. Kondisi ini sangat berbahaya karena pengendara bisa kehilangan kendali dalam hitungan detik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut