Cara Mendeteksi Sepeda Motor Bermasalah, Perhatikan Jumlah Kedipan pada MIL

Dani M Dahwilani · Jumat, 09 April 2021 - 15:47:00 WIB
Cara Mendeteksi Sepeda Motor Bermasalah, Perhatikan Jumlah Kedipan pada MIL
Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan pada motor dengan sistem PGM-FI. (Foto: Honda)

JAKARTA, iNews.id – Sebagian sepeda motor telah menggunakan sistem PGM-FI. Salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada sepeda motor. 

Hasil diagnosa akan disampaikan melalui fitur malfunction indicator lamp (MIL) yang terletak pada bagian speedometer Honda. Pada kondisi normal, ketika kunci kontak dalam posisi ON, MIL akan menyala sekitar 2 detik kemudian mati kembali dan motor siap dinyalakan. Jika ada masalah sistem PGM-FI akan mendeteksi lampu MIL akan terus berkedip. 

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan MIL merupakan teknologi terpadu dari PGM-FI untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. perbaikan yang dilakukan lebih efektif.  

“Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda dapat diketahui konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju bengkel resmi terdekat,” ujar Endro, dalam keterangan persnya, Jumat (9/4/2021).   

Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada sistem PGM-FI. Terdapat dua jenis kedipan, yaitu kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung 1.  

Berikut indikator permasalahan pada motor berdasarkan kedipan MIL:  

1 Kedipan 

Ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak segera diatasi akan menimbulkan akselerasi kurang baik dan performa mesin pun tidak maksimal pada putaran atas.  

7 Kedipan 

Ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor temperatur mesin atau biasa disebut Engine Coolant Temperature (ECT) Atau Engine Oil Temperature (EOT). Masalah ini membuat mesin susah dihidupkan pada saat mesin kondisi dingin. 

8 Kedipan 

Indikator ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal. 

9 Kedipan 

Menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor Intake air temperature (IAT). Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus. 

11 Kedipan 

Potensi gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS) tidak akan berfungsi.  

12 Kedipan 

Ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

21 Kedipan 

Menunjukkan kode potensi gangguan pada area sistem O2 sensor (Oxigen sensor). Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi gas buang dan kondisi pembakaran mesin. Akibat yang ditimbulkan mesin sulit dihidupkan dan terdapat suara letupan pada knalpot.  

29 Kedipan 

Sinyal tersebut menunjukkan kode potensi gangguan pada area sistem Intake Air Control Valve (IACV) yang membuat putaran stationer tidak stabil, mesin sulit dihidupkan dan boros bahan bakar.

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2