Gerobak Bertenaga Listrik Gelis Meluncur di Indonesia, Ini Harapan Pemerintah

Riyandy Aristyo ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 20:29 WIB
Gerobak Bertenaga Listrik Gelis Meluncur di Indonesia, Ini Harapan Pemerintah

Hadirnya Gelis diharapkan dapat mendukung pengembangan industri kendaraan roda tiga serta industri komponen. (Foto: Gelis)

JAKARTA, iNews.id - Gerobak Listrik (Gelis) mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Produksi Gelis ini menunjukkan wujud pengembangan kendaraan listrik.

"Kehadiran Gelis dapat berperan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional di tengah dampak pandemi Covid-19," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, dalam keterangannya, Rabu (10/6/2020).

Putu menambahkan, pengembangan Gelis sesuai amanat Peraturan Presiden No 55 tahun 2019 dalam memenuhi kebutuhan kendaraan untuk mendukung kegiatan yang produktif dengan lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Hadirnya Gelis dapat mendukung pengembangan industri kendaraan roda tiga serta industri komponen dan kegiatan usaha yang terkait di Indonesia," katanya.

Putu juga membagikan pengalaman dalam pengembangan bisnis model Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang menjadi aplikasi ambulance feeder. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi PT Solar Panel Indonesia selaku pemilik Gelis.

"Kami melakukan pendekatan Mini Monitoring Evaluation Learning adoption (Mini Mela) sehingga berhasil dalam mengembangkan unit dan operator AMMDes Ambulance Feeder sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah setempat," ujar Putu.

Sebab itu, Kemenperin siap menfasilitasi kolaborasi berbagai pihak untuk mengembangkan bisnis model dan pengembangan ekosistem pemanfaatan Gelis dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat yang produktif dan kreatif.

"Kami harap PT Solar Panel Indonesia dapat terus berperan aktif dalam peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sehingga akan memberikan sumbangsih pada peningkatan daya saing industri otomotif di Indonesia ke level selanjutnya," katanya.

Editor : Dani Dahwilani